Ratusan Rumah di Lebak dan Serang Terendam, Warga Terisolir

Ratusan Rumah di Lebak dan Serang Terendam, Warga Terisolir

Yasser Ali Harakan - detikNews
Rabu, 16 Jan 2013 12:33 WIB
Ratusan Rumah di Lebak dan Serang Terendam, Warga Terisolir
Warga Desa Walikukun, Lebak, menerobos banjir (Foto: Yasser AH/detikcom)
Serang - Banjir melanda Provinsi Banten. Ratusan rumah di Lebak dan Serang terendam. Warga terisolir dan belum mendapatkan bantuan.

Air mulai menggenang sejak Senin (7/1/2013) lalu. Karena berada di hulu Sungai Ciujung, Kabupaten Lebak menjadi daerah pertama yang terendam. Hingga saat ini, ketinggian air masih lebih dari 1 meter.

Warga Cibadak, Lebak, Surya Gunawan, menyatakan, tinggi air di sungai Ciujung di atas batas normal. "Air sungainya memang sudah surut sekitar 2 meter dari badan jalan. Tapi itu berarti masih di atas normal. Biasanya sih jarak air sungai dengan jalan itu sekitar 7 meter," ujarnya, Rabu (16/1/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisi serupa juga terjadi Walikukun, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang. Kepala Desa Walikukun, Asep Fathurrohman, melaporkan ratusan rumah masih terendam. "Data yang saya miliki ada 472 rumah yang terendam. Sebanyak 685 KK yang terisolir," ungkapnya kepada detikcom.

Kondisi Desa Renged dan Desa Cakung, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang, lebih parah. Tinggi air sekitar 160-170 cm. Tokoh masyarakat Desa Cakung, Fikri mengaku masih banyak rumah warga yang terendam.

"Warga yang bisa mengungsi harus mendirikan tenda dari ranting pohon di sisi jalan. Namun ini belum semuanya, karena masih ada sekitar 800 warga yang tidak sempat mengungsi dan terisolir di rumah masing-masing. Tinggi air juga masih seleher saya," papar lelaki paruh baya ini.

(trw/trw)


Berita Terkait