Salah satunya adalah akses menuju gereja Blenduk yang melintasi Mapolsek Semarang Utara dan kantor Satlantas Polrestabes Semarang. Ketinggian air di lokasi tersebut sudah turun menjadi setinggi betis orang dewasa.
Kapolsek Semarang Utara, Kompol Sugiyanto mengatakan, air yang menggenangi kawasan tersebut sudah surut karena air yang kemarin masuk hingga ke ruang kerjanya, saat ini sudah tidak ada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian pelayanan di Mapolsek Semarang Utara semisal pengurusan SKCK masih tetap berjalan seperti biasanya. "Untuk pelayanan masih berjalan, yang terganggu itu akses jalannya," tandas Sugiyanto.
Dari pantauan detikcom, selain di depan Mapolsek Semarang Utara, air masih menggenangi Jl Tawang Sari, jalan di depan Stasiun Tawang, jalan menuju Pelabuhan Tanjung Emas yaitu Jl Ronggowarsito, akses menuju Kota Lama yaitu Bundaran Bubakan. Sejumlah pengendara motor menuntun kendaraannya yang mogok.
"Saya pikir sudah surut, saya coba lewat sini, ternyata kok masih tinggi, motor saya tidak kuat," kata pengguna jalan, Anang (30).
Menurut salah satu warga, Mujamil, air biasanya surut total sekitar dua hari. Namun ia berharap dengan adanya perbaikan saluran air yang beberapa waktu lalu dilakukan bisa mempercepat surutnya air.
"Kemarin sempat surut tapi jam 01.00 tadi hujan lagi, nambah lagi airnya. Ini salurannya sudah dibangun, semoga nanti sore bisa surut," ujar Mujamil.
Meski demikian jalan di daerah Pasar Johar dan di depan Kantor Pos Besar Kota Semarang yang kemarin terendam air setinggi lutut orang dewasa, saat ini sudah surut dan bisa dilalui seperti biasa.
(alg/trw)











































