Menurut ahli penyakit dalam dari Universitas Indonesia, dokter Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, daya tubuh para pengungsi memang dipastikan akan menurun. Ada banyak faktor yang membuat kondisi pengungsi menurun.
"Istirahat kan mereka tidak bisa secara baik," jelas Ari saat berbincang, Rabu (16/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam kondisi ini, tubuh menjadi mudah terkena virus, dan flu serta diare menjadi yang paling mudah," jelas Ari.
Perpindahan virus flu sangat mudah karena para pengungsi berada di suatu ruangan secara bersama-sama. Sedangkan diare, selain akibat kondisi lingkungan, penyakit ini sering datang justru berasal dari makanan pengungsi. Sering kali pengungsi atau petugas SAR kurang memperhatikan makanan.
"Nasi bungkus itu harus fresh, kalau sudah lewat enam jam, lebih baik dibuang saja," lanjut Ari.
Para pengungsi juga harus bisa ikut menjaga kebersihan lingkungan. Jangan sampai ada sampah atau sisa makanan yang dibiarkan begitu saja.
(mok/mok)











































