Banjir yang merendam rumah, biasanya akan memaksa warga untuk mengungsi. Nah di dalam masa pengungsian, daya tahan tubuh akan menurun drastis.
Saat banjir surut, si empunya rumah pun akan langsung berusaha membersihkan kembali kediamannya. Ahli penyakit dalam dari Universitas Indonesia, dokter Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, mewanti-wanti agar warga memperhatikan hal berikut ini. Terlebih dengan kondisi warga yang tidak fit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagi warga yang membersihkan, awas jangan sampai terjangkit bakteri leptospira," kata Ari saat berbincang dengan detikcom, Rabu (16/1/2013).
Bakteri itu berasal dari air seni tikus. Dengan kondisi rumah yang kotor akibat rendaman banjir, menjadi tempat paling ideal bagi tikus.
Ari meminta agar warga tidak memandang remeh air seni tikus. Penyakit yang disebabkan bisa beragam, mulai dari mata kuning bahkan kematian.
"Saat membersihkan, jangan lupa gunakan pelindung diri. Saat membersihkan, jangan lupa juga gunakan antiseptik," tututpnya.
(mok/mok)











































