Ini Tiga Penyebab Menurunnya Pelayanan TransJakarta

Ini Tiga Penyebab Menurunnya Pelayanan TransJakarta

Prins David Saut - detikNews
Selasa, 15 Jan 2013 15:46 WIB
Ini Tiga Penyebab Menurunnya Pelayanan TransJakarta
Jakarta -

Pengguna setia bus TransJakarta mulai banyak yang merasakan penurunan pelayanan angkutan berlajur khusus itu. Penurunan ini menjadi perhatian khusus bagi jajaran Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

"Memang seperti itu realitanya. Ini cambuk bagi Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Perbaikan TransJakarta itu tidak bisa satu tahapan. Kekurangan TransJakarta itu ada 3," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono.

Pristono menyampaikan hal ini usai acara memperingati 9 tahun pelayanan TransJakarta dengan tema Refleksi dan Temu Kangen Bersama Para Peletak Dasar Transjakarta Busway di Jakarta, Newseum Cafe, Jalan Veteran I No 31 Jakarta Pusat, Selasa (15/1/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pristono menjelaskan 3 hal tersebut adalah jalur yang sulit steril dari kendaraan lain, fasilitas pendukung BBG, dan jumlah armada. "Gubernur DKI sudah genjot yang ketiga. Nanti tanggal 22 Januari 2013 itu akan beroperasi 102 bus baru," ujar Pristono.

Pristono juga menyebutkan pada tanggal yang sama, TransJakarta akan diintegrasikan dengan bus berukuran sedang. Masalah kekurangan armada pun akan ditangani sepanjang 2013.

"22 Januari 2013 nanti, ada integrasi TransJakarta dengan bus sedang, serta angkutan perbatasan. Lalu Pak Gubernur juga sudah memprogramkan bahwa thn 2013 ini, sebanyak 430 TransJakarta ditambah, artinya kekurangan tidak menjadi masalah lagi," ujar Pristono.

Pristono menambahkan perbaikan juga dilakukan dalam mengatasi intensitas TransJakarta atau headway. Dengan sistem integrasi tersebut, diharapkan headway TransJakarta dapat kembali optimal.

"Kita sudah kajian bahwa headway jalur busway 5 menit sampai 10 menit. Dengan masuk bus reguler yang berintegrasi ini lebih baik. Busnya juga bukan bus yang tadinya jalan. Ini diubah dulu jadi baru seperti Kopaja AC. Itu bus sudah berubah. Dek tinggi, baru, pakai AC dan sisi pintu sebelah kanan seperti busway. Ada APTB juga. Nah kepadatan ini membuat rapat sehingga sulit untuk mobil pribadi untuk menyerobot," tutup Pristono.

(vid/nal)


Berita Terkait