Acara digelar, Selasa (15/1/2013) sekitar pukul 14.00 WIB. Jokowi yang menggenakan batik coklat lengan panjang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Fajar Panjaitan, Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Hermanto Dardak, Dirjen Perhubungan Darat (Hubdar) Soeroyo Alimoeso, serta Dirut PT Jakarta Toll Road, Frans Sunito. Sementara dari Pengamat Perkotaan hadir Yayat Supriyatna dan Andrinof Chaniago yang dikenal sebagai Sosiolog dari UI.
Acara dimulai dengan mendengarkan paparan dari Sunito terkait dengan latar belakang enam ruas jalan tol yang akan dibangun, disusul kemudian oleh Wakil Menteri PU Hermanto Dardak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk angkutan massal agak berbeda dengan tol lain. Kemudian pintu masuk-keluarnya ada di kaki-kakinya sehingga jalan ini untuk jalan lintas yang menerus," imbuhnya.
Menanggapi paparan Sunito, Dirjen Hubdar Kemenhub Soeroyo Alimoeso mengatakan, bila pemerintah memilih opsi untuk membangun jalan tol tersebut, agar kapasitas angkutan umum turut pula diperhatikan.
"Jadi, agar connect dengan pelayanan angkutan umum karena ini dibangun swasta. Harus sesuai dengan jadwal dan logistik dan angkutan umum harus dapat prioritas, kami berharap ada kerjasama antar wilayah dengan luar Jakarta, apakah dengan Bekasi, Bogor atau yang lainnya," kata Soeroyo.
(ahy/nwk)










































