"Saya baca ada 36 capres. Bagus, yang penting masing-masing harus perkenalkan dirinya. Media massa jangan tebang pilih. Jangan terlalu tebang pilih, berikan ruang untuk perkenalkan yang lain," ujar SBY.
Hal itu dikatakan dalam pidato politik bertema Indonesia Democracy Outlook yang digelar oleh KNPI di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (15/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan seperti pilih kucing dalam karung. Lihat integritas, kapasitas, track record, dan sebagainya," jelasnya.
SBY mengatakan meskipun tidak ditetapkan dalam konstitusi, ternyata kepala daerah juga dipilih langsung. Menurut SBY sistem itu tidak salah, tapi memang banyak ekses penyimpangan seperti ada politik uang dan kekerasan pascapilkada setelah jagonya kalah.
"Oleh karena itu ada pemikiran apakah semua harus pilkada langsung. Setiap pemikiran harus kita hormati. Kalau tutup pandangan, kita tidak demokrasi. Kalau suatu saat kita pilih apakah langsung atau tidaak langsung pikirkan baik-baik, karena masing-masing ada plus-minusnya," tutupnya.
(ega/lh)










































