Presiden SBY meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar mengatur pelaksanaan kampanye secara baik dengan meniadakan kegiatan kampanye terbuka yang melibatkan ribuan massa. Apalagi kalau sampai harus menghadirkan penyanyi dangdut.
"Pandangan saya, kampanye terbuka dalam gabungan besar, sebaiknya dikurangi. Diganti dengan kampanye 1.000, 2.000 massa di ruangan tertutup. Yang penting media massa mau menyiarkan, yang penting rakyat mendengar. Tidak ada minta air, minta dangdut dan lain lain," ujar SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut SBY, dengan cara seperti itu akan lebih tertib dan hemat anggaran. SBY khawatir jika parpol mengeluarkan biaya besar untuk kampanye, justru akan berdampak kepada cara parpol tersebut dalam mencari sumber-sumber pendanaan secara salah.
"Kalau anggaran besar mana biayanya? Jangan sampai salah cari uangnya," jelas SBY.
(ega/rmd)











































