Nomor Urut 1, NasDem Justru Pecah Jelang Pemilu 2014

Nomor Urut 1, NasDem Justru Pecah Jelang Pemilu 2014

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Selasa, 15 Jan 2013 10:57 WIB
Nomor Urut 1, NasDem Justru Pecah Jelang Pemilu 2014
Demo Garda Pemuda NasDem
Jakarta - Partai Nasional Demokrat (NasDem) mendapatkan nomor urut 1 di Pemilu 2014 mendatang, nomor 'sakti' bagi satu-satunya parpol baru yang lolos ke Pemilu tersebut. Sayangnya, Partai NasDem harus digoyang konflik internal yang sangat menganggu.

Internal Partai NasDem tak lagi menampik adanya konflik internal tersebut. Dinamika Partai NasDem memanas setelah NasDem dinyatakan lolos verifikasi parpol peserta Pemilu 2014, ditambah lagi memperoleh nomor urut 1 di Pemilu mendatang.

Ketua Bapilu Partai NasDem Ferry Mursyidan Baldan menuturkan di tengah lolosnya Partai NasDem sebagai peserta Pemilu 2014, mulai bermunculan rumor sampai kabar miring di internal NasDem. Bahkan mulai banyak yang menyerukan isu Surya Paloh akan mengambil alih jabatan Ketum NasDem. Belakangan, DPP Partai NasDem memposisikan diri akan mengembalikan Partai NasDem ke Surya Paloh dengan mengukuhkannya sebagai Ketum NasDem di kongres akhir Januari nanti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Awalnya, hal ini diyakini sebagai sebuah rumor belaka, namun ketika hal ini dikembangkan sampai ke tingkat wilayah dan daerah, dan sudah menjadi sikap seolah Surya Paloh harus dilawan, bahkan "disingkirkan", maka hal ini tentu cukup mencengangkan.... Apa yang ada dalam pikiran sebagian teman di wilayah? Mengapa semangat kebersamaan dan saling percaya mendadak sontak hilang dalam Partai NasDem?" kata Ferry yang juga loyalis Surya Paloh ini dalam pesan elektronik kepada wartawan, Selasa (15/1/2013).

Melihat perkembangan yang ada, lanjut Ferry, situasi akan sangat membahayakan, karena dipastikan ini adalah upaya pembonsaian terhadap Partai NasDem. Maka Ferry mendorong agar harus diambil langkah-langkah tegas, dan langkah ini diperlukan untuk menyelamatkan Partai NasDem.

"Seperti isu 'anak muda', padahal sejak awal NasDem menghimpun semua potensi anak bangsa yang ingin melakukan perubahan, tanpa pengkotak-kotakan, baik suku, ras, status ekonomi, jenjang pendidikan, termasuk usia. Karenanya sangatlah mengherankan pemunculan isu tua-muda dalam NasDem. Karenanya, isu 'tua-muda' bagi Nasdem yang baru berumur 2 tahun kurang adalah isu yang berpotensi memecah belah partai," kata Ferry.

Karena itu Ferry mendorong Surya Paloh sebagai inisiator dan Ketua Majelis Nasional Partai NasDem mengambil langkah mendasar menyelamatkan 'kapal besar' NasDem. Ferry termasuk yang mendukung Surya Paloh memimpin Partai NasDem di Kongres Partai NasDem 25-26 Januari 2013 nanti.

"Kerena sejatinya membangun, membesarkan dan mengembangkan Partai NasDem tidaklah sepadan jika diperhadapkan pada sekadar soal-soal jabatan struktural semata, dan sangatlah naif jika penguatan perangkat yang dilakukan pada tingkat pusat, dipersepsikan juga akan terjadi pada tingkat wilayah dan daerah, terutama berkaitan dengan agenda tahapan Pemilu dan waktu yang ada," jelasnya.

Menurut Ferry, Partai NasDem harus melakukan langkah penguatan atas hasil yang sudah dicapai untuk memperoleh hasil yang signifikan dalam Pemilu 2014. Bukan sekadar menjadi Peserta Pemilu 2014, yang hanya menambah kolom dalam surat suara.

"Langkah politik mendasar dan strategis harus diambil oleh inisiator pendirian Partai NasDem yang juga Ketua Majelis Nasional Partai Surya Paloh karena ini bukan sekadar menyangkut 'mempertahankan' jabatan, tapi ini sudah menyangkut masa depan Partai NasDem, khususnya dalam menghadapi Pemilu 2014," tandasnya.

(van/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads