Awasi Peredaran Narkoba, 25 Jaksa di Cilegon Dites Urine

Awasi Peredaran Narkoba, 25 Jaksa di Cilegon Dites Urine

Yasser Ali Harakan - detikNews
Senin, 14 Jan 2013 10:28 WIB
Awasi Peredaran Narkoba, 25 Jaksa di Cilegon Dites Urine
Foto: Yasser Ali Harakan/detikcom
Cilegon - Untuk mengawasi peredaran narkoba, jaksa di Kejaksaan Negeri Cilegon, Banten, dites urine. Semua diambil sampelnya, termasuk Kajari Reda Mantovani.

Tes urine dilakukan usai apel terhadap 25 jaksa, Senin (14/1/2013) pukul 09.00 WIB. Kajari mendapat giliran pertama. Didampingi petugas dinas kesehatan, ia masuk toilet, lalu keluar dengan membawa sampel urine.

Sampel itu diserahkan ke Ketua GANNAS Banten, Aryo Maulana. Ikut bersama aktivis GANNAS, duta antinarkoba Banten, Vieta Zelova dan Mety Zaneta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemberantasan penggunaan dan peredaran gelap narkoba harus dimulai dari aparat penegak hukum. Tujuannya agar masyarakat percaya kepada penegak hukumnya," jelas Aryo.

Sementara, Reda Mantovani menimpali jika ada jaksa yang terbukti positif narkoba, maka pihaknya tidak segan-segan melaporkan ke Jamwas. Dia berharap semua jaksa mengikuti tes tersebut.

"Kalau memang bersih kenapa harus risih?" kata Reda seraya menyerahkan sampel urine.

Usai tes urine, para jaksa kembali bekerja seperti biasa. Sementara, petugas dinas kesehatan dan aktivis GANNAS memproses sampel-sampel tersebut.

(trw/trw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini