"Ini persaingan. Bang Rhoma punya gitar untuk bernyanyi, tapi saya punya program riil. Sumpah pocong untuk tidak KKN dan gerakan aku Indonesia," kata Farhat saat dihubungi detikcom Minggu, (13/1/2013) malam.
Bagi Farhat, Rhoma terlalu 'uzur' untuk maju sebagai bakal capres. "Saatnya yang muda yang memimpin. Yang muda mengambil alih kepemimpinan bangsa karena selama ini amanah yang diberikan dijalankan dengan sia-sia," sebut suami Nia Daniati ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, pengacara kondang itu memang telah menyatakan diri sebagai Capres 2014 dengan visi memajukan seni budaya bangsa. Meski belum diketahui dari partai apa pengacara muda itu akan nyapres.
"Saya siap maju sebagai capres muda. Saya ingin memajukan seni budaya bangsa Indonesia," terang Farhat Rabu (26/12/2012).
Bahkan, Farhat juga sudah memasang beberapa baliho fotonya dengan tulisan 'Wajib Sumpah Pocong untuk Tak Korupsi dan Tak KKN'. Farhat menilai hal itu sebagai komitmen pejabat agar tak korupsi.
"Saya jadi capres siap sumpah pocong. Calon pejabat juga harus berani sumpah pocong," ucapnya.
(fdn/slm)











































