Ratusan Kader Bersiap Duduki Kantor DPP PDIP
Minggu, 26 Sep 2004 17:07 WIB
Jakarta - Konflik di tubuh PDIP terus memanas menyusul kekalahan Megawati. Ancaman massa yang menginginkan Sutjipto, Pramono Anung dan Gunawan Wirosaroyoso dipecat, untuk menduduki kantor DPP PDIP mendekati kenyataan.Minggu (26/9/2004) sekitar pukul 15.00 WIB, sekitar 300 kader PDIP dari Jawa Barat mulai mendatangi kantor DPP PDIP, Jl. Lenteng Agung, Jakarta. Massa yang sebagian besar memakai kaos bergambar Mega-Hasyim itu mengaku kader PDIP dari Bandung, Depok dan Bogor. Mereka kini tengah mendirikan tenda di depan kantor DPP untuk menginap.Komandan lapangan demo, Enceng Supriyatna Dinata, menyatakan aksi akan digelar selama 3 hari dan berakhir Selasa (28/9/2004). Hingga pukul 16.45 WIB, massa terus berdatangan. "Dari wilayah lain sedang menuju kemari," kata Enceng.Kader PDIP, kata Enceng, sebenarnya bisa menerima kekalahan Ketua Umumnya dalam Pilpres putaran kedua. Namun mereka menuntut penyebab kekalahan itu harus diusut. Menurut mereka, kekalahan itu merupakan kesalahan Sutjipto cs yang digelari julukan "The Gang of Three". Maka itu mereka menuntut digelar kongres luar biasa untuk memecat Sutjipto cs. "Kami minta pertanggungjawaban 3 orang ini atas kekalahan Mega dalam Pilpres putaran kedua kemarin," Enceng. Sejumlah poster yang mereka usung berisi sejumlah hujatan terhadap Sutjipto cs dan Koalisi Kebangsaan. "Gantung 3 Perusak Partai, Sutjipto, Pramono dan Gunawan," tulis mereka dalam posternya.Mereka menilai selama ini kebijakan DPP lebih banyak didasarkan pada bisikan Pramono cs. "Pramono, Bisikanmu Lebih Dasyat Daripada Bisikan Iblis, Pramono Pilih Mundur atau Gusur" tulis mereka lagi. Sebelumnya, Sekjen PDIP Sutjipto menyatakan menerima ancaman yang berisi sejumlah massa dari kelompok sakit hati akan menduduki DPP PDIP, Selasa (28/9/2004) depan. DPP, kata Sutjipto, akan meningkatkan keamanan terkait ancaman tersebut. Sutjipto menyampaikan pernyataan itu menyusul pernyataan Kwik Kian Gie yang menimpakan kesalahan atas kekalahan Megawati kepada "The Gang of Three".
(iy/)











































