"Sempat ditutup dari jam 09.00 WIB. Kita tunggu perintah atasan dulu dari Pengendalian TransJ, terus kita buka jam 15.20 WIB," kata petugas TransJ, Franky Sibarani (28) di Halte Gunung Sahari, Mangga Dua, Minggu (13/1/2013).
Β
Halte ini melayani rute yang melewati Ancol, Kampung Melayu dan Pusat Grosir Cililitan (PGC). "Dialihin ke Kota Tua, dari Kota Tua ke arah Sunter," imbuh Franky.
Franky menjelaskan, halte terpaksa ditutup air yang menggenangi Jl Gunung Sahari Raya persis depan Mangga Dua Square dan WTC Mangga Dua. Selain itu, penutupan dilakukan karena kendaraan-kendaraan yang nekat menyerobot jalur Busway demi menghindari genangan.
"Di sini polisinya kurang kuat, tuh mobil-mobil sama motor pada masuk busway," ungkap Franky yang menyayangkan kurangnya ketegasan petugas polisi lalu lintas.
Beberapa Petugas Patwal yang mengatur lalu lintas memang terlihat membiarkan kendaraan biasa melewati jalur khusus TransJ. "Ya kalau nggak ada instruksi ya gimana. Tapi biasanya ditilang kok," kata salah seorang petugas Patwal yang enggan menyebutkan namanya. Dia berjaga di persimpangan Mangga Dua bersama dua orang petugas lainnya.
Meskipun halte telah dibuka, namun tidak menutup kemungkinan halte akan ditutup kembali. Apalagi awan mendung sudah nampak, menandakan segera turun hujan.
Tak jauh dari situ, Halte Transjakarta Pademangan di depan WTC Mangga Dua juga sempat ditutup. Halte tersebut melayani angkutan arah Ancol-Pusat Grosir Cililitan (PGC) dan Ancol-Kampung Melayu.
"Tutup dari jam 10.30 WIB karena banjir. Jalur terputus dari Mangga Dua Square sampai Ancol. Bus pada mutar di Mangga Dua Square," tutur salah satu operator halte Pademangan.
Pantauan detikcom, air sudah mulai surut di kawasan Jl Gunung Sahari Raya, Mangga Dua, Jakarta Pusat. Lalu lintas mulai kembali lancar.
(fdn/fdn)











































