Mobil tangki BBM dengan nopol B 9194 SEH berkapasitas 32 KL mengalami insiden kecil di jalur satu jalan tol Bandara ke arah Tanjung Priok untuk menghindari risiko kecelakaan lebih besar.
Dalam penjelasan Pertamina secara tertulis kepada detikcom, Minggu (13/1/2013), dijelaskan bahwa mobil tangki yang baru menyelesaikan pengiriman BBM untuk salah satu SPBU di Cipondoh, Tangerang sekitar pukul 09.20 WIB melaju di jalur satu jalan tol Bandara ke arah Tanjung Priok dengan kecepatan 60 km/jam ketika satu mobil SUV (Toyota Fortuner nopol kendaraan tidak diketahui) memotong laju mobil tangki tersebut.
Pengemudi memutuskan untuk mengerem dan membuang kemudi ke arah kiri guna menghindari potensi kecelakaan lebih besar, walaupun sempat terjadi insiden kecil dengan mobil lainnya (Avanza) B 567 II.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertamina menyesalkan peristiwa ini dan keputusan pengemudi sudah tepat untuk menghindari risiko kecelakaan lebih besar. Kami sangat memperhatikan aspek keselamatan kerja dan selalu berupaya meminimalisasi risiko-risiko keselamatan, termasuk dalam operasi distribusi BBM," ujar VP Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir.
(nrl/nwk)











































