Jejak 15 ABK Samudera XII Kembali Hilang karena Cuaca Buruk

Jejak 15 ABK Samudera XII Kembali Hilang karena Cuaca Buruk

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Sabtu, 12 Jan 2013 17:04 WIB
Jejak 15 ABK Samudera XII Kembali Hilang karena Cuaca Buruk
Sekoci 15 ABK (ist.)
Semarang - Helikopter Bell Skuadron 11 SERBU yang mencari dua sekoci 15 ABK dari Kapal Samudera XII yang tenggelam di laut Jawa baru saja kembali dari titik pencarian. Hal ini karena kondisi cuaca yang buruk. Kini posisi dua sekoci tersebut bergeser dan belum diketahui keberadaannya.

Pilot helikopter Bell Skuadron 11 SERBU, Kapten Bayu Setyo mengatakan kondisi cuaca di lokasi memburuk dan mulai turun hujan. Bahkan dari arah Selatan dan Utara sudah hujan lebat.

"Sudah tidak ada pada referensi awal. Diperkirakan ke timur, kami sudah berusaha maskimal menyisir tapi tidak ada," kata Bayu do markas skuadron 11 penerbad Ahmad Yani, Semarang, Sabtu (12/1/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu kapal PT Pilindo III, Bima 315 yang sedang menuju ke lokasi terpaksa kembali ke titik pemberangkatan di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang karena kondisi gelombang laut yang tinggi.

Menanggapi itu Kepala kantor Basarnas Semarang, Slamet Riyadi mengatakan pihaknya akan kembali mengirim tim evakuasi hari Minggu (13/1) besok. Meski demikian saat ini masih ada kapal darii Surabaya yang menuju ke perkiraan lokasi dua sekoci tersebut.

"Karena cuaca tidak mendukung, kegiatan dihentikan. Besok pagi sekali kapal Bima 315 akan diberangkatkan lagi. Namun saat ini KRI Sura masih menuju ke sana," tandasnya

Rencananya helikopter Bell Skuadron 11 SERBU akan menyalurkan logistik untuk kedua kalinya dan memberikan alat komunikasi ke sekoci yang sudah diketahui koordinatnya itu. Selain itu juga akan memandu Kapal Bima 315 menuju lokasi kapal sekoci.

Sekoci sempat diketahui berada di koordinat 06 14' 18.3" S - 110 46' 00" E dan skoci ke dua ada di koordinat 06 14' 27" S - 110 46' 02 E. Bahkan helikopter Bell Skuadron 11 SERBU sempat memberikan logistik pada satu sekoci. Namun pada penerbangan kedua yaitu pukul 12.30 WIB, kapal sekoci sudah bergeser terlalu jauh dan belum ditemukan.

(/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini