SBY Ditantang Proses Soeharto

SBY Ditantang Proses Soeharto

- detikNews
Sabtu, 25 Sep 2004 21:18 WIB
Jakarta - Capres SBY ditantang keberaniannya untuk melanjutkan proses hukum terhadap mantan Presiden Soeharto. Hal ini terkait dengan rencana SBY untuk melakukan proses rekonsiliasi."Proses hukumnya sebaiknya harus tetap dijalankan dulu. Pertanyaannya, berani nggak SBY mengajukan hal tersebut."Demikian tantangan dari anggota FPDIP Trimedya Panjaitan sebelum mengikuti rapat Komisi A di Nusantara V Gedung DPR/MPR jalan Gatot Soebroto Jakarta, Sabtu (25/9/2004)."Kalau sudah dijalankan, terserah SBY apakah akan menggunakan haknya sebagai presiden, apakah mau memberikan amnesti atau grasi untuk Soeharto," ujarnya.Tantangan tersebut diajukan Trimedya sehubungan dengan slogan SBY yang mengusung isu perubahan. "Jadi seharusnya SBY dua kali lebih baik dari Mega," sindirnya.Menurut dia, hal tersebut perlu dilakukan karena permasalahan yang berkembang saat ini adalah sulitnya melakukan proses hukum atas Soeharto, karena yang bersangkutan selalu mengaku sakit, bahkan mengalami gangguan kejiwaan."Kenyataannya dia sering terlihat sehat, bahkan kemarin ikut menyoblos," tukas Trimedya.Dalam melakukan proses rekonsiliasi, lanjut dia, SBY juga harus menjelaskan format rekonsiliasinya, dan menjelaskan elemen-elemen mana saja yang akan diikutkan dalam proses rekonsiliasi tersebut."Mulai dari elit, LSM, dan mahasiswa harus dilibatkan dan duduk bersama mencari format rekonsiliasi yang ideal. Jangan sampai SBY menyampaikan wacana-wacana saja. Karena rakyat sudah bosan dengan wacana," tukasnya.Tidak hanya kepada Soeharto, kata Trimedya, tetapi juga terhadap para pelanggar HAM berat masa lalu, maupun para koruptor untuk dilanjutkan proses hukumnya."Pelanggaran HAM berat masa lalu juga perlu diproses. Yang perlu dipikirkan adalah bagaimana caranya supaya smooth dan tidak bergejolak, dan bagaimana koruptor yang masih bisa lolos dari jerat hukum saat ini, apa bisa direkonsiliasikan. Itu yang harus disikapi SBY," tandasnya. (sss/)


Berita Terkait