Berdasarkan data yang dilansir Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, Jumat (11/1/2013) sekitar pukul 05.30 WIT, angin kencang menerjang Dusun Dulak Negeri Ondor, Kecamatan Pulau Gorom, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku.
"Dampaknya 23 rumah roboh dan 20 unit rumah rusak sedang," kata Sutopo dalam keterangan persnya yang diterima detikcom, Sabtu (12/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya di wilayah Maluku, angin kencang juga menerjang Desa Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kerugian materil berupa 40 rumah yang rusak.
'Serta kerusakan jalan yang menghubungkan Wena ke Bima," jelasnya.
Diperkirakan cuaca ekstrem akibat pengaruh siklon tropis Narelle masih berlangsung hingga dua hari ke depan. "Masyarakat diimbau untuk terus siap siaga dengan memperhatikan lingkungan sekitarnya terkait ancaman bencana yang ada," imbau Sutopo.
(ahy/ahy)











































