Kalapas Narkotika Cipinang: Saat Kebakaran Napi Tidur Pulas

Kalapas Narkotika Cipinang: Saat Kebakaran Napi Tidur Pulas

Rina Atriana - detikNews
Sabtu, 12 Jan 2013 01:30 WIB
Jakarta - Api melahap Gereja Elsada di dalam Lapas Narkotika Cipinang, Jl Bekasi Barat Raya, Jakarta Timur. Meski demikian, Kepala Lapas Narkotika Cipinang, Thurman Hutapea, klaim tidak ada keriuhan saat peristiwa terjadi, bahkan napi tidur dengan tenang.

"Enggak ada tahanan yang dievakuasi, mereka tenang tidur. Enggak ada kepanikan sama sekali, tidak ada hiruk pikuk," kata Thurman saat ditemui wartawan di Lapas Narkotika, Sabtu (12/1/2013).

Kebakaran tersebut, jelas Thurman, otomatis akan membuat kegiatan ibadah para napi yang beragama Nasrani terganggu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi masih bisa digunakan, hanya masih ada polici line," ujarnya.

Gereja tersebut memiliki luas 8x15 meter. Gereja berada sekitar 20 meter dari blok dimana para tahanan tinggal. Lapa Narkotika sendiri saat ini menampung sebanyak 2.743 warga binaan.

Menurutnya, gereja yang terbakar tersebut berdiri sejak tahun 2003. Sejak berdiri, pihaknya belum pernah menginstalasi ulang jaringan listrik yang ada di tempat ibadah tersebut.

"Sejak tahun 2003 belum pernah diinstalasi ulang," paparnya.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh petugas piket bernama Bisri. Petugas tersebut langsung mengontak Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Timur untuk membantu menjinakan si jago merah. Api dapat dipadamkan satu jam kemudian setelah sembilan mobil dinas pemadam kebakaran diterjunkan di lokasi kejadian.

(ahy/ahy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads