Buru Teroris, Polisi akan Sisir Rumah-Rumah Kontrakan

Buru Teroris, Polisi akan Sisir Rumah-Rumah Kontrakan

- detikNews
Sabtu, 25 Sep 2004 16:09 WIB
Semarang - Sulitnya mengendus jejak teroris tak membuat polisi putus asa. Selain menyebar sekian ribu foto teroris, Polwiltabes Semarang juga menyisir rumah-rumah kontrakan yang dicurigai sebagai transit atau tempat tinggal para teroris.Kapolwiltabes Semarang Kombes Pol Badrodin Haiti kepada wartawan mengatakan, sebagai langkah awal, pihaknya telah menginventarisir rumah-rumah kontrakan di Semarang. Mereka bekerja sama dengan pemerintah setempat. Dari data itu pihaknya akan menempatkan beberapa personel untuk memantau lokasi."Dulu waktu ada bom Semarang di Jl. Sri Redjeki, kita pernah mendata rumah kontrakan. Saat ini kami akan meng-up date lagi. Setiap waktu kan ada perubahan. Personel kami siap melaporkan setiap kejadian dari lokasi tersebut," kata Badrodin disela-sela Dikusi Mahasiswa Jateng di Aula IAINWalisongo Semarang, Jl. Siliwangi, Sabtu (25/09/2004).Dikatakan Badrodin, selain menjadi sasaran pantauan, rumah-rumah kontrakan juga akan menjadi obyek penyebaran foto teroris. Pihaknya telah memberikan 2ribu buah foto teroris yang berisi Dr. Azahari, Noordin Moch Top, Dulmatin,dan dua Mr Mr X, Ismail dan Arif kepada masing-masing Polres."Polres berhak memperbanyak sendiri sesuai jumlah lokasi yang dicurigai.Mereka juga kami harapkan bekerja sama dengan aparat kecamatan dan desa.Karena foto itu akan disebar sampai tingkat RT," paparnya.Lebih lanjut Badrodin juga menyatakan pihaknya juga melakukan operasi didaerah perbatasan. Tiga titik masuk Kota Semarang dijaga aparat kepolisian.Di pusat kota, polisi melakukan operasi di setiap keramaian. Merekaditugaskan memeriksa seluruh mobil boks dan mobil-mobil tua."Seperti tadi malam saat ada acara di Kawasan Simpang Lima, kami kanmelakukan operasi terhadap mobil boks. Belum ada hasil yang memuaskan,"tandasnya.Sebar 38 ribu Foto TerorisSementara Kapolda Jateng Irjen Pol Chaerul Rasjid, yang ditemui wartawanseusai acara yang sama mengatakan, hingga saat ini 38 ribu foto teroristelah disebarkan ke seluruh Jateng. Foto itu akan ditempel di pelosok desadan tempat keramaian. Perburuan terhadap teroris juga masih terus dilakukan."Tim Resmob yang telah dilatih selama 3 minggu beberapa waktu lalu terusbergerak. Mereka akan menyisir seluruh daerah di Jateng, meski berdasarkabar Azahari tidak sedang ada di Jateng," katanya tegas.Ketika ditanya soal orang atau tempat yang dicurigai, Chaerul malah tertawa.Dia menyatakan tidak ada orang atau tempat yang dicurigai. Semua sama saja.Tapi ia mengakui hingga saat ini Polda Jateng belum mendapatkan perkembanganyang berarti."Kalian itu, tanyanya kok selalu seperti itu," ujarnya pendek sambilmeninggalkan wartawan. (djo/)


Berita Terkait