"Sebenarnya penutup saluran air akan bagus kalau dibuat dari baja karena lubangya besar, tapi masalahnya ini sangat disukai pencuri," kata Kepala Dinas PU DKI Jakarta Ery Basworo kepada detikcom, Jumat (11/2/2013).
Ery mengatakan, akhirnya petugas mengganti penutup gorong-gorong dari baja tersebut dengan beton. Namun masalahnya lubang saluran air yang terbuat dari beton lubangya lebih kecil dibandingkan dengan dengan yang terbuat dari baja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ery mengatakan, para pencuri ini biasanya menggunakan mobil dalam melakukan aksi pencurian tutup gorong-gorong ini. Mereka mencantolkan pengait ke penutup itu kemudian menariknya dengan mobil.
"Modusnya biasanya seperti itu," katanya.
Salah satu lokasi yang cukup rawan pencurian penutup gorong-gorong ini adalah sekitar kawasan Sudirman dari Ratu Plaza hingga Senayan.
(nal/nrl)











































