"Garda itu sayap ormas, saya ini pimpinan partai. Ngapain campuri urusan ormas," kata Rio usai mengikuti sosialisasi aturan kampanye di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (11/1/2013).
Rio menolak juga untuk berkomentar mengenai aksi pemecatan pengurus GPN. Para pengurus GPN yang dipecat itu menduga pemecatannya karena lebih mendukung Hary Tanoesoedibjo menjadi Ketum NasDem dibandingkan Surya Paloh.
Β
Senada dengan Rio, Sekjen Partai NasDem, Ahmad Rofiq, juga memilih tak berkomentar soal gejolak di GPN. Bila pun ada perbedaan pendapat di GPN, Rofiq menganggapnya sebagai hal yang wajar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gejolak internal di NasDem semakin terbuka lebar setelah pengurus GPN yang terdiri dari Saiful Haq, Rizky Aprilia, Jaffray Bittikaka, Endika Wijaya, M. Syukron, Rusdianto, yang telah dipecat dari kepengurusan membuat surat terbuka berjudul 'Surat Terbuka untuk Seluruh Kader Garda Pemuda Nasional Demokrat' yang diposting di website resmi gardapemudanasdem.org pada Kamis (10/1/2013) kemarin.
Melalui surat ini, para pengurus Garda NasDem yang dipecat mengaku kecewa telah dipecat tanpa alasan yang jelas.Para penulis mengaku kecewa dengan Ketua Umum Garda Pemuda NasDem (GPND), Martin Manurung.
Mereka kecewa karena tidak diberi kesempatan menyampaikan klarifikasi sebelum resmi dipecat. Mereka menegaskan tak mengganjal Surya Paloh menjadi Ketua Umum Partai NasDem.
(fdn/lh)











































