Fraksi Reformasi: Megawati Lambat Berantas Korupsi
Sabtu, 25 Sep 2004 12:40 WIB
Jakarta - Fraksi Reformasi mengatakan pemerintahan Megawati masih memiliki kelemahan dalam pemberantasan hukum dan korupsi. Selama ini, pemerintah dinilai sangat lambat.Demikian pandangan Fraksi Reformasi atas pidato pimpinan lembaga tinggi dan tertinggi negara yang disampaikan juru bicara Fraksi Reformasi M Luthfi dalam Sidang Tahunan (ST) MPR di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Sabtu (25/9/2004).Menurut Fraksi Reformasi, pemerintahan Megawati kelihatan gamang dan tidak melakukan tindakan yang seharusnya untuk melakukan penegakan hukum. Bahkan, banyak aspek hukum yang berpihak pada yang kuat bukan pada yang lemah."Tindakan pemberantasan korupsi dan KKN sejauh ini masih sangat mengecewakan. Akibat lemahnya penegakan hukum, korupsi semakin subur, parah dan meluas serta terang-terangan," ujar Luthfi.Bagi dunia usaha, kata Luthfi, lemahnya penegakan hukum berdampak pada kegamangan investor melakukan investasi dan berdampak turunnya sektor riil.Meski demikian, lanjut Luthfi, pihaknya tetap memberikan penghargaan kepada presiden Megawati karena di tengah situasi yang mssih transisi sangat sulit untuk mencapai target-taget yang disampaikan pada saat awal pemerintahannya.Fraksi Reformasi dalam pidatonya juga sempat memberikan ucapan selamat kepada SBY-JK yang berdasarkan angka sementara menggungguli Megawati-Hasyim."Tanpa mendahului pengumuman KPU, kita mengucapkan selamat kepada SBY-JK. Tetapi kita juga memberikan penghargaan dan terima kasih kepada presiden Megawati yang telah mengawal proses demokrasi. Keberhasilan presiden Megawati akan dicatat dalam tinta emas negeri ini," demikian Luthfi.
(aan/)











































