Tinjau Jalan Layang Antasari, Jokowi: Listrik, Rambu Semua Dikebut

Hari ke-87 Jokowi

Tinjau Jalan Layang Antasari, Jokowi: Listrik, Rambu Semua Dikebut

Ray Jordan - detikNews
Kamis, 10 Jan 2013 20:53 WIB
Tinjau Jalan Layang Antasari, Jokowi: Listrik, Rambu Semua Dikebut
Jakarta - Jalan Layang Nontol Antasari-Blok M hampir rampung. Dalam kunjungannya ke jalan anyar itu, Gubernur DKI Jakarta Jokowi mendapati beberapa hal yang belum beres. Jokowi minta semuanya dikebut agar jalan itu bisa segera dioperasikan.

Pantauan detikcom, Jokowi meninjau Jalan Layang Nontol Antasari-Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (10/1/2013) sore didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta Ery Basworo. Namun demikian, karena mendapati beberapa masalah yang belum bisa dibereskan, belum bisa dipastikan peresmian jalannya pada Selasa (15/1/2013).

"Ada beberapa bidang yang harus diselesaikan tapi nggak ada masalah. Tadi kan sudah dicoba. Tergantung nih. Iya. Karena masalah pembebasan, yang tadi untuk keluar dan masuk masih ada 1, 2, 3 yang harus diselesaikan. Tapi sudah nggak ada masalah. Berarti nanti dibuka yang sini dulu (di bagian selatan)," kata Jokowi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kadis PU Ery Basworo pun menimpali bahwa arus lalu lintasnya saja yang perlu dibenahi. Masalah struktur, sudah bisa dipakai semua.

"Kalau arah selatan sudah bisa dipakai Pak, Blok M arah Cipete, boleh nanti Jumat bisa. Tapi nanti Pak Kadishub akan mengatur traffic lebih matang. Maka kita pasang tanggal 15 (Januari). Tapi sebenarnya Pak Gubernur sudah melihat. Sudah okelah," jelas dia.

"Bagian sini (utara) bagaimana?" tanya Jokowi pada Ery.

"Tinggal tunggu pintu masuknya aja Pak," jawab Ery.

"Perkiraan?" cecar Jokowi.

"Mungkin Maret 2013 Pak, mungkin kalau satu jalur naik sudah bisa," jelas Ery.

"Satu jalur sudah tinggal cari hari. Satunya bulan..bulan Maret, listrik, rambu, semua dikebut. Tadi tinggal nutup-nutupi yang kecil saja," kata Jokowi.

Ketika ditanya masalah penghijauan di jalan layang nontol itu, Jokowi menegaskan akan dipasangi pohon. "Nanti dipasang. Ditanam lagi dong tetap, kita juga konsen ke situ," ujar Jokowi.

Yang jelas, karena baru bisa dibuka satu jalur, bisa mengurangi kemacetan 6,2 persen. Padahal idealnya paling tidak bisa mengurangi kemacetan 12 persen di kawasan Blok M-Cipete. Pembangunan ini juga diimbangi pembangunan transportasi massal.

"Bisa berjalan beriringan. Tambah lagi nanti kebijakan genap-ganjil, ERP (Electronic Road Pricing), pajak parkir tinggi di CBD. Baru nanti akan kelihatan hasilnya. Kalau berjalan hanya tranportasi massalnya saja nggak mungkin, nggak akan ngaruh banyak. Semua jurus harus dikeluarkan. Kalau mau kelihatan hasilnya, kebijakan paralel dengan transportasi umum. Juga penambahan ruas jalannya, semuanya harus dikejar," jelas Jokowi.

Jalan ini nantinya juga bisa dilewati bus TransJakarta juga. Jalan layang Antasari ini dibangun untuk memecah kemacetan di kawasan padat tersebut.

(nwk/nrl)


Berita Terkait