Jalani Tes DNA, Keluarga Terduga Teroris Makassar Sambangi RS Polri

Jalani Tes DNA, Keluarga Terduga Teroris Makassar Sambangi RS Polri

- detikNews
Kamis, 10 Jan 2013 18:01 WIB
Jalani Tes DNA, Keluarga Terduga Teroris Makassar Sambangi RS Polri
Foto: Edward Febriyatri Kusuma/detikcom
Jakarta - 2 Keluarga terduga teroris yang ditembak mati di Makassar, M Khalil alias Hasan dan Syamsudin HG alias Abu Uswah, mendatangi RS Polri. Mereka akan menjalani tes DNA dan berharap jenazah kerabatnya itu segera dipulangkan untuk dimakamkan di kampung halaman.

Pantuan detikcom di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Kamis (10/1/2013), pukul 16.15 WIB, dua keluarga terduga teroris Makasar, Sulawesi Selatan baru selesai menjalanin tes DNA. Endang Mustiyadi, istri terduga teroris Muhamad Khalil alias Hasan mengenakan baju gamis dengan cadar menutup mukanya. Endang Mustiyadi keluar bersama Verawati, adik terduga teroris Syamsudin HG alias Abu Uswah, yang mengenakan kerudung berwarna krem dan baju gamis berwarna merah maron.

Keduanya meninggalkan RS Polri dengan mobil Izuzu Panther berwarna hijau dengan nomor polisi B 1108 FVB.

"Saya masih belum tahu kapan jenazah boleh diambil, saya ikuti prosedur," ujar Verawati.

Verawati mengharapkan agar jenazah kakaknya dapat segera dipulangkan agar bisa dimakamkan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mabes Polri telah menetapkan 2 Terduga teroris di Makassar, Sulawesi Selatan, yang disergap Densus 88 adalah pimpinan kelompok teroris di Makassar. Mereka juga diketahui menebar teror di Poso, Sulawesi Tengah.

Karo Penmas Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan dua orang teroris tersebut, bernama Syamsudin HG alias Abu Uswah kelahiran Palopo.

"Dia ini merupakan pimpinan dari Kelompok Teroris Makassar yang selama ini melakukan aksi teror di Poso. Mereka sudah jadi target saat surveilance. Kedua, Ahmad Khalil alias Hasan. Lahirnya di Palopo, 27 Juli 1977. Dia ini terkait dengan jaringan Abu Umar yang merupakan penyuplai senjata api dari Filipina. Jadi dia sebagai penyuplai senjata perannya," jelas jelas Karo Penmas Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar.

(/)


Berita Terkait