Bayi merah itu ditemukan Sri di atas sebuah meja yang berada di teras rumah Sutarto di Jalan Noroyono, Kampung Kebonan RT 5/1, Sriwedari, Solo, Kamis (10/1/2013) sekitar pukul 03.30 WIB.
Bayi malang itu kondisinya terawat dan mengenakan pakaian bayi, berbalut jaket serta dilengkapi bantal dan guling.
Sri juga menemukan Kartu Menuju Sehat (KMS) yang telah disobek di bagian nama si bayi. Dalam kartu itu tertera bayi tersebut lahir pada 8 Januari 2013 dengan panjang 48 cm dan berat badan 2,5 kg.
Sri lalu membangunkan si pemilik rumah. Istri Sutarto tidak kalah kagetnya melihat bayi yang belum diberi nama itu dan tidak mengetahui asal muasal bayi yang berada di teras rumahnya tersebut.
Penemuan bayi itu menggegerkan warga sekitar. Para tetangga ikut terbangun dan mendatangi lokasi penemuan bayi. Warga akhirnya berinisiatif melaporkan penemuan bayi ini pihak kepolisian.
Kasubag Humas Polresta Surakarta, AKP Sis Raniwati, mengatakan akan mendalami kasus penemuan bayi itu.
"Saat ini si bayi akan kami titipkan di Poliklinik Polresta Surakarta untuk dirawat. Kami hanya merawat sambil menunggu perkembangan selanjutnya, termasuk menunggu kemungkinan orangtua yang meninggalkan bayi tersebut berubah pikiran untuk mengambilnya kembali," ujar Sis Raniwati kepada wartawan.
(mbr/aan)











































