Pantauan detikcom, Akbar Tandjung duduk sebaris dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di panggung utama perayaan HUT PDI Perjuangan di tepi Waduk Jatiluhur, Kamis (10/1/2013). Akbar duduk di kursi tamu undangan dan tiba lebih pagi daripada Mega yang baru tiba sekitar pukul 10.50 WIB.
Meskipun menghadiri perayaan HUT PDIP, Akbar tak memakai kemeja merah, dia memilih mengenakan batik warna kuning lengan panjang. Saat Mega datang, Akbar disalami cukup lama, keduanya sempat bertegur sapa sembari tersenyum.
Di panggung utama, Akbar duduk bersebelahan dengan Wakapolri Komjen Nanan Sukarna, Jimly Ashshiddiqie, Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo, dan pengurus teras PDIP lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedatangan Akbar semakin memunculkan spekulasi politik mengingat saat ini Akbar tengah terlibat ketegangan dengan DPP Golkar gara-gara suratnya ke Ketum Golkar Aburizal Bakrie (Ical). Gara-gara surat dengan rekomendasi pengkajian elektabilitas capres Golkar tersebut, Akbar dikecam DPD I dan DPP Golkar.
Namun sejumlah sumber detikcom di internal Golkar menyebut Akbar memiliki kekuatan cukup signifikan di kalangan DPD II Golkar seluruh Indonesia. Karena itu belakangan DPP Golkar mulai melunak kepada Akbar. Tuntutan Akbar yang membuat Ical meradang karena Akbar meminta DPD II Golkar dilibatkan dalam penetapan capres Golkar. Akbar menyebut ada sejumlah DPD II Golkar yang kecewa karena pencapresan Ical hanya melibatkan sebagian kecil pengurus Golkar se-Indonesia.
Lalu untuk apa Bang Akbar menghadiri perayaan HUT PDIP ke-40 di Waduk Jatiluhur? Apakah Bang Akbar merapat ke Bu Mega? Atau hanya sebuah pesan kecil beliau untuk Pak Ical?
(van/asy)










































