"Kita tidak memahami NasDem sebagai kekuatan baru, tetapi lebih sebagai partner dalam politik. Sparing partner," kata Wasekjen DPP PD, Saan Mustopa, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (10/1/2013).
Dia kemudian mengibaratkan keberadaan NasDem dalam daftar partai calon peserta Pemilu 2014 layaknya klub sepak bola yang mendapatkan promosi masuk ke liga utama. Pada awalnya klub tersebut memiliki kekuatan besar, namun berakhir di papan tengah klasemen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih jauh, Saan menilai 10 partai yang lolos pemilu ini merupakan jumlah yang ideal. Dia yakin PD bisa mendapat perolehan suara di atas 9 partai lainnya.
"PD masih akan jadi pemenang pemilu," optimisnya.
(tor/lh)











































