"Kabar terakhir dari Pak RW, posisi monyet itu ada di pasar, tapi posisi sudah lemas, karena ditembakin warga. Cuman belum tertangkap," kata Sudarno, aktivis dari Jakarta Animal Aid Network (JAAN), yang ikut membantu perburuan di lokasi, saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (9/1/2013).
Menurut Sudarno, Baron juga sudah sempat tertembak obat bius dari petugas pengendali hewan dan aktivis JAAN pada Selasa (8/1) malam. Namun karena posisinya yang berada di atap rumah warga, Baron tak bisa dievakuasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bius itu hanya bisa bertahan tiga jam. Dengan demikian, Baron masih bisa hidup lagi dan menghindari kejaran warga.
"Sekarang kita sudah pasang kandang trap. Kita berusaha menangkapnya hidup-hidup," imbuhnya.
Monyet yang diberi nama Baron itu lepas dari rantai pemiliknya sejak Selasa pekan lalu. Sudin Peternakan Jakbar memastikan ada dua warga yang diserang monyet milik pria bernama Iwan itu.
Sejumlah warga, petugas Sudin Peternakan, Kepolisian, hingga aktivis pecinta binatang sudah berusaha menangkap Baron dengan berbagai cara, termasuk dengan mendatangkan monyet betina bernama Siti untuk memancing Baron. Namun tak kunjung berhasil.
(mad/nrl)










































