Kompolnas Dukung Polres Jaktim Tuntaskan Kasus Dugaan Pemerkosaan RI

Kompolnas Dukung Polres Jaktim Tuntaskan Kasus Dugaan Pemerkosaan RI

Rina Atriana - detikNews
Rabu, 09 Jan 2013 14:28 WIB
Jakarta - Dua komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Edi Hasibuan dan M Nasser berkunjung ke Polres Jakarta Timur. Keduanya mendukung Polres Jaktim untuk menuntaskan kasus dugaan pemerkosaan RI (11).

"Kita sebagai mitra Polri datang memberi support pada Polres Jaktim. Kami ingin kasus ini banyak terungkap. Kita sudah mendapat banyak masukan. Tidak terlalu lama nungkin bagaimana hasil kasus ini akan dapat disampaikan," ujar Edi Hasibuan, di Mapolres Jaktim, Jl Matraman Raya, Jakarta Timur, Rabu (8/1/2013).

Edi mengatakan pihaknya bertanya apa yang menjadi kesulitan polisi dalam menangani kasus ini. Ternyata polisi mengalami kesulitan mengenai data medis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Butuh data-data medis. Kami tanyakan kalau butuh data, Polda juga punya. Sejauh ini Polda dan Polres terus berusaha mengungkap," kata Edi.

Sementara itu M Nasser mengatakan sejauh ini pihaknya menilai ada keseriusan dari Polres Jaktim untuk menuntaskan kasus ini. Dia juga menilai polisi sudah berada pada jalur yang baik dalam menangani kasus ini.

"Kami melihat ada keseriusan yang tinggi dari Polres Jaktim, kami lihat semua on the right track, kami sudah periksa semua data-data. Sekarang masih menunggu hasil visum. Kami harap semua hasil visum bisa diperoleh," jelasnya.

Nasser mengakui bahwa kasus tersebut memang tidak mudah untuk diungkap. Sebab, korban sudah meninggal dan tidak diketahui siapa pelakuknya.

"Semenjak pertama kali masuk RS, korban menderita kejang-kejang, ada radang otak. Dan kedua ada kekerasan seksual, di mana alat kelamin tidak normal yang dicurigai sebagai akibat kekerasan. Kekerasan ini yang harus dicari siapa pelakunya," paparnya.

Kompolnas, lanjut Nasser, sangat memberikan perhatian pada kasus perempuan dan anak. Nasser mengaku prihatin dan meminta pelaku untuk dihukum seberat-beratnya.

"Kasus ini sebelumnya tidak pernah dilaporkan sebagai tindak pidana. Ini kan bagus. Responnya cepat. Itu yang saya salut pada Polres," tutupnya.

(ega/nwk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini