"Kalau sampai nanti ada perubahan, itu harus dalam bentuk keputusan pemerintah, karena nanti perlu ada perubahan perjanjian hibah dan penyaluran dana," ungkap Menteri Keuangan Agus Martowardojo usai meninggalkan rapat koordinasi Transportasi Jakarta di kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (9/1/2013).
Agus menegaskan, keputusan ini akan dikeluarkan paling lambat 21 Januari 2013. "Kita di pemerintah pusat sudah memberikan ancang-ancang pada paling lambat 21 Januari, diharapkan sudah ada respons dan disampaikan oleh Menko perekonomian," terangnya..
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun dikarenakan Pemprov DKI merasa bebannya terlalu berat, akhir tahun lalu Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) mengajukan perubahan komposisi pembiayaan. Namun Agus belum memutuskan apakah akan mengubah komposisi pembiayaan proyek tersebut.
"Ini belum selesai. Tapi dari kemenkeu menyampaikan, perlu ada satu dasar yang jelas yaitu misalnya sekarang studi yang ada dari Jakarta, yakni Lebak bulus sampai Dukuh Atas. Tapi dari Dukuh Atas ke HI atau stasiun Kota, itu belum ada studinya," papar Agus.
Agus menekankan proyek ini harus dipertegas pada ruang lingkup tugas dan biaya total proyek.
"Jangan sampai terlalu mahal yang akibatnya nanti harus ditanggung oleh Pemda Pempus dan nanti yang bayar akhirnya rakyat. Jadi kami ingatkan perlu dilakukan kajian yang baik, khsususnya biaya proyek jangan sampai kemahalan," pungkasnya.
(dnl/gah)










































