Hanya Diikuti 10 Parpol, Persaingan di Pemilu 2014 Makin Sengit

Menuju Pemilu 2014

Hanya Diikuti 10 Parpol, Persaingan di Pemilu 2014 Makin Sengit

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Rabu, 09 Jan 2013 11:40 WIB
Hanya Diikuti 10 Parpol, Persaingan di Pemilu 2014 Makin Sengit
Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) hanya meloloskan 10 parpol menjadi peserta Pemilu 2014. Persaingan di Pemilu 2014 diprediksi semakin sengit.

"Saya lihat dengan peserta pemilu 10 partai ini kualitas demokrasi akan lebih bagus, tetapi tingkat persaingan antar partai akan semakin ketat, beban para caleg juga akan semakin berat," kata Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, kepada detikcom, Rabu (9/1/2013).

Muzani menuturkan, kini tak banyak parpol yang menjadi pilihan rakyat. Persaingan parpol untuk menggaet hati rakyat kian berat. Persaingan caleg juga semakin berat karena bilangan pembagi juga semakin besar karena jumlah caleg berkurang signifikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Misalnya dari sisi perhitungan. Bilangan Pembagi Pemilu (BPP) ini akan naik karena faktor pengurangnya menjadi sedikit," katanya.

Dengan hanya 10 parpol yang maju ke Pemilu 2014, dia memprediksi semuanya akan lolos Parliamentary Threshold (PD). Secara khusus Muzani mendesak semua pengurus dan caleg Gerindra untuk berjuang sekuatnya menghadapi Pemilu 2014 yang sangat kompetitif.

"Asumsi saya semua mencapai threshold dengan begitu BPP menjadi semakin tinggi dan beban semakin berat. Saya lihat pertarungan lebih serius karena itu Gerindra akan menekankan kepada para caleg harus sedapat mungkin merapat kepada rakyat," tandasnya.

Berikut 10 Partai Politik yang lolos verifikasi dan ditetapkan sebagai peserta pemilu 2014 oleh KPU:

1. PDI Perjuangan
2. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
3. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)
4. Partai Amanat Nasional (PAN)
5. Partai Golkar
6. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
7. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)
8. Partai Demokrat (PD)
9. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
10. Partai Nasional Demokrat (Nasdem)

(van/nrl)


Berita Terkait