"Berdasarkan hasil rapat pengurus Persatuan Tenis Warga Pengadilan (PTWP) dengan Ketua dan Panitera/Sekretaris Pengadilan Agama se-Sulteng pada 6 Desember 2012, telah diambil kesepakatan adanya infak dari hakim sekiranya tunjangan pejabat negara cair yang akan diperuntukkan membuat indoor lapangan tenis PTA Palu," demikian berkas Surat Edaran Pengurus PTWP Palu yang didapat detikcom, Rabu (9/1/2013).
Surat edaran ini ditandatangani pada 7 Januari 2013 oleh Ketua PTWP Masruhah yang juga ditandatangani oleh KPTA Djufri Palallo. Rapat pengurus dilakukan di Palu Golden Hotel pada 6 Desember 2012.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam surat edaran 2 halaman ini juga dilampirkan tabel infak hakim berdasarkan pangkat dan golongan. Di bagan lampiran tertulis infak Ketua Pengadilan Tinggi (KPT) sebesar Rp 4 juta dan wakilnya Rp 3,5 juta. Lalu hakim tinggi Rp 3 juta, Ketua Pengadilan Rp 2,5 juta dan hakim Rp 2 juta.
"Setoran infak disarankan dipotong langsung oleh bendahara pada saat pencairan kekurangan tunjangan hakim bulan November dan Desember 2012," tulisnya.
Atas edaran infak ini, Komisi Yudisial (KY) berang. "Kalau untuk bikin lapangan tenis, mengapa tak mengajukan anggaran tersendiri ke negara?" kata Wakil Ketua KY Imam Anshori Saleh.
(asp/nrl)










































