"Ya memang kalau kita lihat lolosnya dia ke 10 besar itu karena organisasinya yang rapi. Cukup memenuhi Undang-undang Pemilu. Tapi persoalannya adalah bagaimana dia memenangkan Pemilu. Kemenangan Pemilu tidak bergantung kepada partai itu, tapi sangat bergantung kepada tokoh," kata pengamat politik Arbi Sanit, kepada detikcom, Rabu (9/1/2013).
Dalam hitungan Arbi, tak banyak tokoh moncer di NasDem saat ini. Namun meski tak terlalu populer, tokoh-tokoh NasDem cenderung berebut tiket ke Pilpres, ini juga menjadi masalah tersendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu Arbi memprediksi target realistis Partai NasDem adalah menempatkan sebanyak-banyaknya kadernya di legislatif. Sementara untuk maju ke Pilpres paling hanya mengandalkan koalisi.
"Paling-paling dia menguasai DPR atau DPRD. Kalau ke capres cukup berat dia dapat 20 persen di Pileg," kata Arbi.
"Lagi pula siapa yang mau dicapreskan, kalau Surya Paloh memang jagoannya di partai, tapi di luar nggak ada apa-apanya. Ibarat pepatah kodok di dalam tempurung," tandasnya.
(van/nrl)











































