Miskin Tokoh, Tantangan NasDem Menghadapi Pemilu 2014

Miskin Tokoh, Tantangan NasDem Menghadapi Pemilu 2014

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Rabu, 09 Jan 2013 10:58 WIB
Miskin Tokoh, Tantangan NasDem Menghadapi Pemilu 2014
Jakarta - Lolosnya Partai Nasional Demokrat (NasDem) ke Pemilu 2014 dikarenakan organisasi yang rapi hingga daerah. Namun untuk memenangi Pemilu 2014, NasDem tak mungkin hanya mengandalkan figur Surya Paloh yang kabarnya akan mengambil alih posisi Ketua Umum Partai NasDem.

"Ya memang kalau kita lihat lolosnya dia ke 10 besar itu karena organisasinya yang rapi. Cukup memenuhi Undang-undang Pemilu. Tapi persoalannya adalah bagaimana dia memenangkan Pemilu. Kemenangan Pemilu tidak bergantung kepada partai itu, tapi sangat bergantung kepada tokoh," kata pengamat politik Arbi Sanit, kepada detikcom, Rabu (9/1/2013).

Dalam hitungan Arbi, tak banyak tokoh moncer di NasDem saat ini. Namun meski tak terlalu populer, tokoh-tokoh NasDem cenderung berebut tiket ke Pilpres, ini juga menjadi masalah tersendiri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"NasDem masih miskin tokoh, di dalam survei-suevei di mana levelnya Surya Paloh? Kan masih jauh di bawah. Tokoh lain Harry Tanoe kan mau nyapres juga, kalau ini tidak bisa diatasi bisa jadi gesekan malah," kata mantan penasihat Partai SRI ini.

Karena itu Arbi memprediksi target realistis Partai NasDem adalah menempatkan sebanyak-banyaknya kadernya di legislatif. Sementara untuk maju ke Pilpres paling hanya mengandalkan koalisi.

"Paling-paling dia menguasai DPR atau DPRD. Kalau ke capres cukup berat dia dapat 20 persen di Pileg," kata Arbi.

"Lagi pula siapa yang mau dicapreskan, kalau Surya Paloh memang jagoannya di partai, tapi di luar nggak ada apa-apanya. Ibarat pepatah kodok di dalam tempurung," tandasnya.

(van/nrl)


Berita Terkait