Ade Persilakan Kasus Suap Pemilihan Ketua DPRD DKI Diusut
Sabtu, 25 Sep 2004 06:12 WIB
Jakarta - Ketua DPRD DKI Jakarta, Ade Surapriatna menyatakan tidak pernah berhubungan dengan orang Partai Demokrat untuk merebut kursi ketua DPRD DKI Jakarta. Dia juga mempersilakan kasus dugaan suap dalam pemilihan ketua DPRD DKI lalu diusut. "Saya tidak mengenal dan tidak pernah berhubungan dengan orang Demokrat," kata Ade saat dihubungi detikcom di Jakarta melalui telepon, Sabtu (25/9/2004). Pernyataan Ade itu menanggapi pernyataan ketua umum Partai Demokrat yang akan menuntut orang yang memberi suap dalam kasus pembelotan anggota Partai Demokrat dalam pemilihan ketua DPRD DKI beberapa waktu yang lalu.Ade juga mempersilakan kasus tersebut diusut. "Silakan saja, kalau terbukti secara hukum. Namun jangan mengganggu agenda dewan," kata Ade.Ade mengingatkan, pelantikan pimpinan dewan akan dilakukan awal bulan Oktober. "Anggota dewan sudah harus jalan, satu bulan lagi sudah harus membahas APBD," katanya.Ade juga menolak dilakukan pemilihan ulang ketua DPRD DKI Jakarta. Hal itu didasarkan pemilihan dirinya sebagai ketua DPRD DKI Jakarta telah disahkan oleh sidang paripurna.Ade juga menilai kalau tindakan PKS untuk menunda pelantikan ketua DPRD sebagai tindakan irasional. "Itu sesuatu yang tidak berpikir, kalau terbukti silakan saja," ungkapnya.
(mar/)











































