Dihadang Kasus Korupsi, PD Tetap Pede Hadapi Pemilu 2014

Dihadang Kasus Korupsi, PD Tetap Pede Hadapi Pemilu 2014

Ramdhan Muhaimin - detikNews
Selasa, 08 Jan 2013 16:23 WIB
Dihadang Kasus Korupsi, PD Tetap Pede Hadapi Pemilu 2014
Jakarta - Kasus korupsi yang menjerat sejumlah kader Partai Demokrat diprediksi akan menjadi isu politik panas jelang Pemilu 2014 nanti. Namun hal itu ditepis Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Memanasnya suhu politik merupakan situasi yang normal dalam kompetisi.

"Buat saya itu normal saja. Biasa saja," ujar Anas usai nobar film 'Habibie-Ainun' di Rasuna Episentrum XXI, Kuningan, Jakarta, Selasa (8/1/2013).

"Kalau secara politik makin tinggi. Atmosfir makin terasa. Tetapi ya itu, buat saya yang seperti itu normal-normal saja," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wasekjen Partai Demokrat Saan Mustopa menambahkan 'serangan' soal korupsi yang akan diterima partainya jelang pemilu 2014 adalah sebuah risiko. Risiko yang harus diterima partai karena sejak awal Partai Demokrat berkomitmen terhadap pemberantasan korupsi.

"Bedakan antara komitmen dangan kasus-kasus yang terjadi. Bukan berarti ada kader terkena kasus, lalu disebut bagian sikap partai. Komitmen Partai Demokrat tidak akan berubah. Seperti istilah revolusi makan anak kandungnya sendiri. Akibat komitmen partai, kasus-kasus ini jadi mengena ke partai. Risiko sebuah pilihan sikap untuk pemberantasan korupsi," cetusnya.

Anas menyaksikan film 'Habibie-Ainun' bersama sejumlah petinggi Demokrat seperti anggota Wanbin Ahmad Mubarok, Wasekjen Saan Mustopa, Ramadhan Pohan, Andi Nurpati, Ruhut Sitompul, dan Nurul Komar. Sekjen Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) yang direncanakan hadir ternyata berhalangan.

(rmd/lh)


Berita Terkait