"Ada surat sanggahan dari Partai Demokrat yang keberatan dengan surat itu," kata Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (8/1/2013).
Priyo mengatakan pimpinan DPR hari ini memanggil pimpinan Komisi I untuk membahas surat tersebut. Komisi I akan diminta pendapatnya mengenai keberatan dari Partai Demokrat tersebut.
"Rapim sebelumnya memutuskan untuk memanggil Pimpinan Komisi I, dengan permintaan apakah akan diurungkan pengiriman surat itu atau bersikukuh untuk tetap dikirim. Karena ada sanggahan dari Fraksi Partai Demokrat yang keberatan dengan surat itu," paparnya.
Sebelumnya diberitakan Komisi I DPR mengirim surat ke pimpinan DPR agar mengirim surat ke Presiden agar menegur Dipo Alam. Permintaan itu terkait dengan tudingan Dipo Alam yang menyebut ada kongkalikong antara DPR dan kementerian dalam sejumlah proyek termasuk pengadaan alat utama sistem persenjataan.
Selain itu, Dipo juga meminta agar Menkeu membintangi anggaran pembelian alutsista Kemenhan yang telah disetujui DPR. Dipo dianggap melakukan contempt of parliament atau penghinaan terhadap DPR.
(tor/lh)











































