Mereka yang terlibat pengejaran monyet ini terdiri dari Suku Dinas Peternakan Jakarta Barat, Kepolisian Sektor Palmerah, dan sejumlah perangkat Kelurahan dan Kecamatan setempat. Gangguan monyet sudah dalam tahap mengkhawatirkan karena ada dua warga yang terluka.
"Baru dua yang luka, bukan 10 orang. Satu orang itu terluka di bagian leher lagi salat," kata Kasudin Peternakan Jakarta Barat, Eviati, kepada detikcom, Selasa (8/1/2013).
Menurut Evi, laporan soal monyet itu diterima sejak Selasa pekan lalu. Monyet itu lepas dari kandang pemiliknya yang diketahui bernama Iwan di pinggiran jalan Tomang.
"Monyet itu tadinya dirantai, ada betina dan jantan. Pemiliknya tinggal di pinggir jalan. Monyet itu pernah diambil sampel darahnya sama kita tahun 2012 lalu. Selasa lalu lepas dan mulai ganggu warga," jelasnya.
Saat ini, monyet berwarna abu-abu itu masih dalam perburuan. Posisi monyet berada di atap sebuah rumah mewah sehingga petugas sulit untuk menangkapnya.
"Sekarang dia lagi nangkring di atas atap. Ini tahapnya sudah mengganggu," tambah Evi yang juga ikut memburu monyet tersebut di lokasi.
Sebelumnya, monyet ini sempat warga pada Minggu (6/1). Saat itu warga tersebut menemukan monyet di salah satu lokasi. Saat hendak ditangkap, monyet malah menyerang.
(mad/asy)











































