"Walaupun penuntut membebaskan tuduhan primair, tapi tetap memaksakan subsidair dan tuntutan tinggi. JAM Pidsus sengaja tidak mengindahkan semua fakta obyektif yang menunjukkan perkara ini murni perdata dan tidak ada unsur pidana," kata Hotasi dalam keterangannya menanggapi tuntutan JPU, Senin (7/1/2013).
Hotasi menjelaskan, PT Merpati telah memenangkan gugatan di Pengadilan Amerika Serikat yang putusannya mengharuskan PT Thirdstone Aircraft Leasing Group (TALG) mengembalikan security deposit sebesar USD 1 juta ke Merpati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tuntutan ini, sebut dia akan menjadi preseden buruk bagi direktur BUMN yang sedang menjabat ataupun telah pensiun. "Bahwa keputusan yang berisiko bisnis dapat dipidanakan," tuturnya.
Menurutnya, bila security deposit merupakan kekayaan negara seharusnya Kejaksaan Agung berupaya mengejar pengembalian uang ke AS. "Karena kedua WN AS (Alan Messner dan Jon C Cooper) itu sudah diketahui aset dan alamatnya. Bahkan salah satu sedang didakwa pidana penggelapan uang MNA ini di pengadilan Washington DC," imbuhnya.
Hotasi berharap majelis hakim dalam putusan nantinya dapat mengambil keputusan secara obyektif berdasarkan fakta persidangan. "Kami percaya majelis hakim akan menilai semua fakta secara obyektif sehingga kami berharap semoga bisa dibebaskan," ujarnya.
Dalam tuntutan, Hotasi dikenakan pidana Pasal 3 UU 31/1999 sebagaimana diubah menjadi UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dia dinilai menyalahgunakan wewenang untuk menguntungkan orang lain sehingga menimbulkan kerugian keuangan negara.
Hotasi disebut tidak memasukkan rencana sewa pesawat dalam rencana kerja anggaran perusahaan (RKAP). Dia juga membayarkan security deposit sebesar USD 1 juta tanpa mekanisme escrow account melainkan langsung dibayarkan ke rekening Hume and Associates yang ditunjuk TALG.
"Padahal belum ada penandatangan purchase agreement dengan Thirdstone Aircraft Leasing Group (TALG)," sebut jaksa.
Sementara kerugian keuangan negara terjadi karena Hume and Associates mencairkan security deposit. Uang USD 1 juta itu kata jaksa dinikmati pimpinan TALG Alan Messner dan pimpinan Hume, Jon C Cooper. Alan mendapat USD 200 ribu sementara Cooper disebut menikmati USD 800.
(fdn/rmd)











































