"Keterangan para saksi ini akan dicek di lapangan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (7/1/2013).
14 Saksi yang telah diperiksa yakni keluarga korban (ayah, ibu dan 4 kakak kandung korban), teman-teman kakak kandung korban dan teman-teman korban serta seorang anggota Polri yang saat itu menerima laporan dari keluarga korban.
"Dari hasil yang didapatkan, beberapa waktu sebelum yang bersangkutan kondisinya makin menurun, pernah ada saksi katakan dia kehilangan gairah bermain," kata Rikwanto.
Menurut keterangan saksi, kata Rikwanto, korban yang biasanya bermain bersama teman-teman seusianya, sejak pertengahan November 2012 lebih banyak menyendiri dan bermain di rumah. Korban juga menunjukkan kegiatan yang di luar kebiasaannya.
"Biasanya pakaian dalam dicuci ibu, jadi dicuci sendiri seolah ada yang dia tutupi dari keluarga. Kemudian jalannya seolah ngangkang," ujarnya.
Rikwanto melanjutkan, menurut keterangan keluarganya, perubahan kebiasaan korban itu sempat ditanyakan keluarga kepada korban.
"Sempat ditanya keluarga kenapa nyuci sendiri apa mau mens, katanyanya enggak," imbuhnya.
(mei/ndr)











































