KPUD DKI Selesaikan Rekapitulasi Perolehan Suara Pilpres II

KPUD DKI Selesaikan Rekapitulasi Perolehan Suara Pilpres II

- detikNews
Jumat, 24 Sep 2004 18:10 WIB
Jakarta - KPUD DKI Jakarta menuntaskan rekapitulasi perolehan suara pilpres II. Para saksi, baik dari pasangan SBY-Kalla maupun Mega-Hasyim, sepakat menerima.Penghitungan akhir atau rekapitulasi itu dilakukan di Hotel Red Top, Jl. Pecenongan, Jakarta Pusat, Jumat (24/9/2004). Selain semua Ketua KPUD tingkat kotamadya, acara itu juga sempat dihadiri oleh Cawapres Partai Demokrat, Jusuf Kalla.Rekapitulasi perolehan suara itu menunjukan, untuk wilayah DKI SBY meraih 3.392.663 suara (69,21%). Sementara pesaingnya, Megawati, hanya memperoleh 1.509.402 suara (30,07%). Suara tidak sah 118.914 (0,72%).Perolehan suara itu berdasarkan hasil penghitungan suara dari masing-masing KPUD tingkat kotamadya. Pasangan SBY-Kalla mengungguli pasangan Mega-Hasyim di semua wilayah kotamadya.Untuk Jakarta Pusat, pasangan Mega-Hasyim mendapat 176.643 suara. Pasangan SBY-Hasyim 347.833. Jumlah surat suara yang dinyatakan tidak sah 17.024.Untuk wilayah Jakarta Timur, pasangan Mega-Hasyim memperoleha 356.884 suara. Pasangan SBY-Kalla memperleh 1.018.281 suara. Sedangkan suara yang tidak sah berjumlah 36.241.Di wilayah Jakarta Selatan, pasangan Mega-Hasyim memperoleh 267.674. Pasangan SBY-Kalla 792.815. Surat suara yang dinyatakan tidak sah mencapai 28.431.Untuk wilayah Jakarta Barat, pasangan Mega-Hasyim meraih 408.209. Pasangan SBY-Kalla kembali unggul dengan memperoleh 717.787 suara. Jumlah surat suara yang tidak sah sebanyak 21.477 suara.Sedangkan untuk Jakarta Utara, pasangan Mega-Hasyim hanya memperoleh 294.063 suara. Sementara pasangan SBY-Kalla menyabet 509.333 suara. Surat suara yang tidak sah berjumlah 15.453.Untuk wilayah Kepulauan Seribu, pasangan Mega-Hasyim memperoleh 5.929 suara. Sedangkan pasangan SBY-Kalla berhasil mendapat 6.614 suara. Suara yang tidak sah hanya berjumlah 288.Ketua KPUD DKI Jakarta, M Taufik mengatakan, jumlah seluruh pemilih di DKI Jakarta adalah 6,6 juta jiwa. Mereka yang tidak menggunakan hak suaranya mencapai angka 24,12 persen."Untuk pilpres II di wilayah DKI Jakarta tidak ada laporan mengenai kecurangan sama sekali. Ini yang sangat menggembirakan kami," tutur Taufiq.Sempat Diwarnai ProtesProses rekapitulasi tersebut sempat diwarnai protes dari saksi pasangan SBY-Kalla. Mereka mengatakan, saksi TPS di daerah Kalisari, Jakarta Timur menolak menandatangani Berita Acara Penghitungan Suara. Hal ini disebabkan, ada pembagian pin SBY-Kalla saat pemungutan suara berlangsung.Menanggapi protes ini, M Taufik mengatakan, akan menjadikannya sebagai masukan untuk diteruskan ke KPU Pusat. (djo/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini