Waduh! Inventaris di Rumah Dinas Wakil Ketua DPRD Riau Diduga Hilang

Waduh! Inventaris di Rumah Dinas Wakil Ketua DPRD Riau Diduga Hilang

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Senin, 07 Jan 2013 15:18 WIB
Pekanbaru -

Sejumlah barang inventaris di rumah dinas Wakil Ketua DPRD Riau Taufan Andoso dikabarkan hilang. Ini terjadi sejak politikus PAN itu menjadi terdakwa kasus suap PON.

Informasi yang dihimpun detikcom, Senin (7/1/2013), sejumlah perabotan di rumah dinas di Jalan Sumatera, Pekanbaru, sudah banyak yang hilang. Pantauan di rumah dinas itu, kini tampak sepi, dengan pintu depan dan belakang terkunci.

Di bagian belakang rumah terlihat satu unit mobil Toyota Kijang warna merah. Dilihat sekilas, rumah ini kini minim fasilitas perabotan. Sejumlah perabotan yang dibeli sejak Taufan menjabat wakil ketua, sudah menghilang. Misalnya, tempat tidur, almari pakaian dan almari tas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sofa di ruang utama dan keluarga, serta home teater juga sudah raib. Namun tidak jelas, siapa yang membawa barang-barang milik pemerintah itu.

Sekwan DPRD Riau, Zulkarnain Kadir ketika dikonfirmasi detikcom, mengaku belum mengetahui soal hilangnya barang inventaris tersebut.

"Kita akan cek dulu, apa benar barang-barang inventaris itu hilang dari rumah dinas. Kalau memang hilang, jelas ini pelanggaran, karena barang-barang tersebut milik pemerintah," kata Zulkarnain.

Secara terpisah, Ketua Fraksi PAN DPRD Riau, Bagus Santoso mengaku terkejut soal hilangnya barang inventaris. Menurutnya, jika barang-barang milik publik itu hilang, harus diminta pertanggungjawaban pihak Sekretariat Dewan.

"Rumah dinas itu kan resmi dijaga staf dewan. Kalau ada yang hilang, staf dewan harus dimintai pertanggungjawaban. Ini harus dicek, apa saja yang hilang dari rumah itu," kata Bagus.

Apa lagi, lanjut Bagus, belakangan ini Taufan yang berstatus terdakwa dalam kasus suap PON lebih banyak mengurusi kasus hukumnya. Sehingga rumah dinas itu sudah lama tidak ditempati keluarga Taufan.

"Nah, kalau begitu, maka staf yang bertugas di sana paling tahu kalau memang ada barang yang hilang. Jangan langsung menuding yang tak benar," kata Bagus.

Sekwan DPRD Riau, tidak mau disalahkan terkait stafnya yang bertugas jaga di sana. "Lha jangan langsung menyalahkan staf saya yang bertugas di sana. Kita akan cek betul, siapa yang mengambil barang-barang itu," timpal Zulkadir.

Menurut Zul, pihaknya akan segera menginventarasir semua barang milik pemerintah di rumah dinas tersebut. "Kalau sempat hilang, ini jelas menyalahi aturan. Karena inventaris itu bukan milik pribadi, tapi statusnya milik pemerintah," kata Zulkadir.

Sampai saat ini tidak jelas, siapa yang mengambil barang-barang yang nota benenya milik rakyat tersebut. Politikus PAN itu cerai dengan istri pertamanya dan menikah lagi. Namun belakangan istri keduanya juga cerai. Menjelang Taufan dijebloskan KPK dalam penjara dalam kasus suap PON, dia kembali menikah ketiga kalinya dengan janda di Jawa Barat.

(cha/trw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini