Ditinggal Massa Gara-gara Hujan, Orator Demo di KPU Jengkel

Ditinggal Massa Gara-gara Hujan, Orator Demo di KPU Jengkel

Prins David Saut - detikNews
Senin, 07 Jan 2013 14:06 WIB
Jakarta - Tiga ratusan orang peserta aksi unjuk rasa massa parpol tidak lolos seleksi calon peserta Pemilu 2014 di Kantor KPU bubar gara-gara hujan deras. Koordinator aksi yang menyampaikan orasi jengkel melihat massa-nya meninggalkan barisan untuk berebutan mencari tempat berteduh.

Pantauan repoter detikcom di lokasi, Senin (7/1/2013), Jl Imam Bonjol, Jakarta, peserta unjuk rasa setidaknya berjumlah tiga ratus orang. Mereka mengaku kader dari sejumlah partai politik baru yang di antaranya adalah PDP, PKBIB, dan Partai Kongres.

Ketika hujan yang turun mulai deras, mereka langsung meninggalkan barisan masing-masing. Ada yang menuju ke halte bus, pohon dan bahkan menyeberang jalan untuk mencari tempat berteduh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ditinggalkan oleh massa-nya, sang orator pun jengkel. Sambil terus berdiri di atas mobil sound system, pemuda yang mengenakan jaket gelap dia berteriak mendesak massa kembali ke barisan dan melanjutkan aksi unjuk rasa sembari berhujan-hujan.

"Kalian ini massa ideologis! Bukan massa bayaran! Maju semuanya! Perjuangan kita masih panjang!" seru si orator.

Karena hujan masih deras, tentu saja seruannya tersebut tidak ampuh. Hanya beberapa orang saja yang kembali ke barisan dan mengacungkan bendera parpolnya serta membentangkan spanduk bertulis 'Tolak Parpol Korupsi Jadi Peserta Pemilu' berwarna merah dan putih.

Untungnya tidak lama kemudian hujan berubah jadi gerimis. Hampir seluruh peserta aksi kembali berkumpul di depan gerbang. Agar semangat pengunjuk rasa kembali tumbuh, lagu-lagu dangdut diperdengarkan dari pengeras suara.

(vid/lh)


Berita Terkait