Cerita ibu hamil yang melahirkan di maskapai Merpati saat terbang dari Timika menuju Makassar sungguh mengharukan. Di belahan dunia lain, kisah serupa pernah terjadi. Seperti apa?
Dari sejumlah pemberitaan yang dirangkum detikcom, sedikitnya ada enam kisah melahirkan bayi di dalam pesawat. Semua bayi dilahirkan dengan selamat.
Berikut keenam kisah tersebut:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wanita Filipina Melahirkan di Pesawat Emirates
|
|
Insiden mengharukan ini terjadi pada tanggal 22 Agustus 2012 lalu. Nedz memang berencana melahirkan di Manila karena berharap biaya persalinan yang lebih murah.
"Ketika saya lihat ibu tersebut berjalan menuju toilet, dia terlihat kesakitkan. Lalu ayahnya seperti kurang istirahat dan terlihat cemas, lalu saya tawarkan bantuan," ujar salah seorang penumpang di pesawat bernama Karen.
Dengan bantuan dua perawat yang ada di pesawat, akhirnya sang bocah itu lahir di toilet. Uniknya, anak yang lahir tersebut diberi nama EK, sesuai dengan kode terbang Emirates.
Pesawat itu akhirnya mendarat darurat di Ho Chi Minh, Vietnam. Sang ibu dan bayi pun langsung dilarikan ke rumah sakit. Ibunya stabil, namun sang bayi sempat kritis.
Wanita Filipina Melahirkan di Philippine Airlines
|
|
Bayi yang lahir di rute menuju San Fransisco itu kemudian diberi nama Francis. Namun ada masalah kecil, orang tuanya bingung menentukan status warga negara sang bayi karena lahir di udara.
Β
Β
Β
Β
Wanita Rusia Melahirkan di Aeroflot
|
Thinkstock
|
Pesawat Aeroflot, maskapai pelat merah Rusia, menjadi saksi bisu atas peristiwa ini. Uniknya, kelahiran bayi perempuan kali ini jadi yang kedua terjadi di maskapai ini. Sebelumnya, tahun 2005 terdapat bayi laki-laki yang lahir di dalam pesawat.
Awalnya, Aeroflot akan melakukan penerbangan dari Kota Simferopol di Ukraina menuju Moskow, ibukota Rusia. Setelah 25 menit dari lepas landas, seorang wanita yang usia kehamilannya mencapai 30 minggu atau sekitar 8 bulan mengeluh sakit di perutnya. Lalu, ketubannya pun pecah.
Pramugari langsung menempatkan wanita tersebut di bagian belakang pesawat. Dalam sesaat, wanita ini berujar ingin melahirkan. Pilot langsung meminta pendaratan darurat di Kharkiv, Ukraina.
Beruntung, ada suster di dalam pesawat tersebut. Mereka adalah Anastasia Kozlova dan Sofia. Dengan sigap, mereka membantu wanita yang akan melahirkan ini. Proses kelahiran bayi pun terjadi dengan peralatan seadanya. Namun, ada suatu kejadian yang tak diduga. Setelah sekitar 12 menit dilahirkan, ternyata sang bayi tidak bernafas!
Setelah mendarat, sang ibu dan bayinya langsung dilarikan ke rumah sakit. Dokter memuji tindakan suster yang membantu proses kelahiran bayi tersebut. Tindakan suster dinilai sangat tepat untuk menyelamatkan nyawa bayi. Menurut layanan pers Bandara Kharkiv, bayi perempuan tersebut memiliki berat 1,05 kilogram dan berada dalam 'kondisi memuaskan'.
Suryani Melahirkan di Lion Air
|
boeing.com
|
Lion adalah keenam Suryani. Bayi itu lahir dengan bobot tiga kilogram dan panjang 44 cm.
Suryani mengaku lolos naik pesawat dan tidak melewati pemeriksaan. Dia mengaku bersama tiga anaknya datang dari Serawak, Malaysia. Sebelum ke Makassar, dia terbang melalui Pontianak ke Jakarta sebelum melanjutkan perjalanan ke Makassar.
Direktur Umum Lion Air Edward Sirait menjelaskan, sebelum terbang, Suryani telah dimintai surat keterangan dokter dan dinyatakan aman untuk terbang. Di pesawat, Suryani duduk di kursi deretan nomor 9.
Namun, saat merasakan sakit perut, dia langsung dipindahkan di belakang pintu pesawat bagian depan. Anaknya tersebut akhirnya lahir setelah dibantu oleh kru pesawat.
Kelahiran Bayi di Pesawat ala 'McGyver'
|
|
Wanita ini terbang dari Georgia menuju Ghana pada 2011 lalu. Sang ibu memang sudah menunjukkan tanda-tanda ingin melahirkan. Untunglah, ada seorang dokter di pesawat.
Dengan sigap dokter itu meminta sarung tangan, handuk toilet dan handuk panas dari kelas bisnis. Tak lupa, sebuah gunting yang tersedia disterilisasi menggunakan botol vodka. Saat bayi itu lahir, seorang penumpang mengikat tali pusar sang bayi dengan tali sepatu.
Bayi itu pun lahir dengan selamat dalam kondisi sehat dan steril.
Harmani Melahirkan Dibantu Kru Merpati
|
ist
|
Dalam penerbangan Merpati MZ 845 tanggal 6 Januari 2013, sekitar pukul pukul 19.00 WIT, seorang penumpang bernama Harmani (33) yang sedang hamil 7 bulan, mendadak merasa mules seperti ingin melahirkan. Melihat kondisi itu, para kru pesawat yang bertugas pada penerbangan tersebut dengan sigap berhasil membantu persalinan hingga bayi terlahir dengan selamat.
Keberhasilan para pramugari membantu proses persalinan secara darurat tidak lepas dari wujud Merpati mempersiapkan para awak kabin pada maskapai pelat merah yang tengah dirundung berbagai masalah internal ini.
Halaman 2 dari 7










































