Dengan Luka Bacok di Kepala, Syarif Berhasil Lari dari Kejaran Perampok

Dengan Luka Bacok di Kepala, Syarif Berhasil Lari dari Kejaran Perampok

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Sabtu, 05 Jan 2013 04:59 WIB
Jakarta - Syarif Hidyatullah (22) warga Kampung Cikuruk, Rt 01/004 Tengjolaya, Sukabumi menderita luka bacok di kepala, setelah berusaha mempertahankan kendaraan motor kesayangannya. Meski begitu, para pelaku pencurian tidak berhasil mendapatkan kendaraannya.

Kejadian itu terjadi pada Jumat (4/1/2013) dinihari lalu. Kala itu Syarif tengah melintas menggunakan motor Yamaha Xeon F 2630 TE miliknya, di suatu jalanan yang sepi.

"Lokasi kejadian di Srengseng, Jalan Swadama Raya, Pesanggerahan, Jaksel. Di jalan tersebut tiba-tiba korban dipepet 6 orang pelaku yang menggunakan 3 buah motor bebek dari belakang," ujar petugas kepolisian, Polsek Pesanggrahan Aiptu Tetty Suryani saat dihubungi detikcom, Sabtu (5/1/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tetty mengatakan saat itu korban yang sempat diberhentikan mendadak oleh para pelaku pencurian. Saat itu korban curiga gelagat para pelaku.

"Kemudian korban langsung melarikan diri dengan melajukan kendaraan dengan kencang, melihat korban kabur para pelaku berusaha mengejar korban," kata Tetty.

Syarif yang tidak mengenakan helm mendapatkan luka bacok di bagian kepala. Meski mendapatkan luka parah, dia tetap berusaha memacu motornya sampai ke klinik terdekat. Pelaku pun kabur setelah mendapati Syarif berhasil sampai di klinik, di suatu lingkungan yang ramai.

"Korban disambit sampai berdarah. Dia langsung langsung melarikan diri ke klinik terdekat untuk mendapat pertolongan pertama, saat itu para pelaku tidak kembali mengejar," sambungnya.

Tetty menceritakan sesampai di Klinik, korban dirujuk ke rumah sakit terdekat. "Karena di klinik tidak memadai peralatan korban dirujuk ke rumah sakit Permata Hijau, menurut dokter yang memeriksa korban menderita 3 luka bacok di kepala bagian belakang dan samping. Sampai saat ini korban masih belum membuat laporan resmi ke Polsek," tuturnya.

(edo/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini