Kapolresta Salatiga AKBP Dwi Tunggal Jaladri mengatakan granat yang ditemukan Lilik adalah granat pijar yang biasa digunakan untuk latihan militer.
"Yang ditemukan merupakan granat pijar. Biasanya untuk latihan militer," kata Jaladri saat dihubungi lewat telepon, Jumat (4/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lilik sempat bertanya kepada anggota TNI yang sedang melintas, anggota TNI tersebut menyarankan Lilik untuk melapor ke pihak kepolisian. Setelah itu Lilik dan istrinya, Endang segera melaporkan hal tersebut ke Polresta Salatiga. Tim jihandak pun segera datang dan memastikan granat yang ditemukan oleh Lilik. Setelah dipastikan, ternyata benar benda tersebut merupakan granat pijar.
Jaladri menambahkan, granat pijar tidak dijual bebas di Indonesia. Selain untuk latihan militer, lanjut Jaladri, granat jenis tersebut digunakan saat ada penyergapan.
"Bahkan kalau di luar negeri dijual di internet. Tapi di Indonesia tidak boleh," tandasnya.
Hingga sekarang belum diketahui kenapa granat tersebut bisa berada di warung milik Lilik. Jaladri menambahkan saat ini piihaknya masih terus melakukan penyelidikan. Sementara itu granat diamankan di Mako Brimob di daerah Srondol Semarang.
(/edo)











































