KPK Siap Bantu Benahi Pelayanan Publik Agar Tak Rawan Korupsi

KPK Siap Bantu Benahi Pelayanan Publik Agar Tak Rawan Korupsi

Rina Atriana - detikNews
Jumat, 04 Jan 2013 15:53 WIB
KPK Siap Bantu Benahi Pelayanan Publik Agar Tak Rawan Korupsi
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai, kurang menggembirakannya Indeks Persepsi Korupsi (IPK) 2012 karena sistem pengelolaan keuangan yang belum bekerja dengan baik. Ketua KPK Abraham Samad pun siap menempuh pendekatan pencegahan untuk memperbaiki sistem tersebut.

"Makanya selain penindakan, KPK juga melakukan dengan pendekatan pencegahan yaitu memperbaiki sistem yang memproduksi korupsi," kata Abraham, kepada detikcom, Jumat (4/1/2013).

Abraham mengatakan bagian dari sistem pengelolaan keuangan yang belum bekerja dengan baik adalah bagian pelayanan publik. Jadi yang utama juga pelayanan pada publik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Salah satunya memperbaiki sistem Pelayanan Publik yang ada. Sistem pelayanan publiknya belum baik, karena salah satu indikator mengukur IPK adalah sistem pelayanan publik," ujar Abraham.

Seperti diketahui sebelumnya, ketua UKP4, Kuntoro Mangkusubroto, memaparkan IPK Indonesia belum menggembirakan.

"Indeks Persepsi Korupsi kita pada 2012 belum menggembirakan. Skornya 3,2, kalau saya sih inginnya 4 (maksimal)," kata Kuntoro, dalam konfrensi pers di kantornya, Jalan Veteran, Jakarta, Kamis (3/1/2012).

Kuntoro juga menjelaskan, sejumlah faktor yang mempengaruhi pencapaian tersebut di antaranya masih maraknya kolusi, korupsi, dan nepotisme dalam proses pengurusan perizinan usaha.

(ndr/ndr)


Berita Terkait