Kedua jenazah yang sudah ditempatkan di dalam peti itu dikeluarkan dari kamar mayat RS Bhayangkara Polda Sulselbar sekitar pukul 15.35 Wita, Jumat (4/1/2013). Kemudian peti dimasukkan ke dalam dua ambulans. Sebagian personel Brimob masuk ke ambulans. Sisanya menaiki mobil double cabin milik Brimob. Rombongan tersebut menuju Bandara Sultan Hasanuddin yang jaraknya sekitar 25 km dari RS.
"Akan diterbangkan ke Jakarta untuk autopsi. Untuk hal ini, semua wewenang Mabes Polri," kata Direktur RS Bhayangkara Polda Sulselbar Kombes dr Purwadi ketika ditemui di ruangannya.
Purwadi mengaku tidak tahu, dengan pesawat apa dan jam berapa jenazah akan diterbangkan ke Jakarta. Dia hanya memastikan bahwa kedua jenazah akan diautopsi di RS Polri Kramat Jati Jakarta Timur.
Kedua terduga teroris ditembak di depan masjid yang terletak di kompleks RS Wahidin Sudirohusodo, Tamanlarea, Makassar, Jumat (4/1/2013) sekitar pukul 10.00 Wita. Kemudian polisi membawa kedua jenazah ke RS Bhayangkara untuk diperiksa.
Menurut sumber di kepolisian, keduanya bernama Syamsuddin alias Asmar alias Buswah dan Hasan alias Kholiq. Belum ada penjelasan resmi tentang penembakan ini dan kaitan kedua orang tersebut dengan jaringan teroris.
(trw/nrl)











































