KJRI Dubai Pulangkan 20 TKW Dan 1 WNI ke Indonesia

- detikNews
Jumat, 04 Jan 2013 03:20 WIB
Foto Pemulangan/KJRI Dubai
Jakarta - Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) Dubai kembali memulangkan 13 orang Tenaga Kerja Wanita (TKW) ke tanah air. Pemulangan kali ini merupakan periode pemulangan yang pertama kalinya di tahun 2013, setelah di akhir Desember 2012 lalu telah memulangkan 7 orang TKW dan 1 WNI.

Menurut seketaris pertama KJRI Dubai, Adiguna Wijaya, proses hukum dan penyelesaian kasus serta administrasi permasalahan para TKW tersebut telah difasilitasi penuh oleh KJRI Dubai dengan otoritas terkait setempat, yaitu kantor imigrasi, kepolisian, pengadilan, agen penyalur tenaga kerja lokal dan majikan di 6 Emirat wilayah kerja KJRI Dubai.

"Pembiayaan keseluruhan tiket pesawat kepulangan keduapuluh TKW dan seorang WNI sakit yang didampingi oleh istri, ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah Indonesia melalui KJRI Dubai," kata Adiguna dalam siaran pers yang diterima detikcom, Jumat (4/1/2013).

Adiguna mengatakan, Pemulangan WNI jemaah haji yang sakit asal Sumatera Barat yang bernama Muhammad Zain bin Muhammad Jun dan didampingi sang istri Jalinan binti Mek Ujus, merupakan salah satu keberhasilan upaya Pelayanan Warga (Citizen Service) KJRI Dubai di penghujung tahun 2012.

Langkah ini dilakukan, karena KJRI Dubai kembali berhasil melakukan pendekatan dengan pihak rumah sakit sehingga mereka membebaskan biaya perawatan yang mencapai jumlah AED 77.938,55,- atau sekitar US$ 21.353,- (Sekitar Rp. 209.259.400,-).

"Bapak Muhammad harus dirawat selama 2 bulan di salah satu rumah sakit di Dubai ”Rashid Hospital” sejak tanggal 2 November 2012," ujarnya.

Adiguna mengatakan lagi, para TKW yang dipulangkan kali ini berasal dari Jawa Barat, Banten, dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebelumnya mereka sempat bekerja di Dubai dan 5 Emirat lainnya yang merupakan wilayah kerja KJRI Dubai.

"Keduapuluh TKW tersebut adalah Renawati binti Saryana Karmadi (Asal Cirebon, Jawa Barat), Erni binti Neneng Entam (Sukabumi, Jawa Barat), Saidah binti Ejen Juman (Cianjur, Jawa Barat), Karsina binti Kurdi Dasmin (Indramayu, Jawa Barat), Nuhayati Cucu (Garut, Jawa Barat), Imas Anah binti Ojek Ibik (Sukabumi, Jawa Barat), Yayah Rohayati binti Dais Rusdi (Cirebon, Jawa Barat), Jaenah binti Tarwin Sawad (Indramayu, Jawa Barat), Karminah binti Ardi Darya (Subang, Jawa Barat), Masiroh binti Muktar Ahmad (Indramayu, Jawa Barat), Nuhayati binti Aan Arun (Sukabumi, Jawa Barat), Lela Yuslawati binti Sidin Aep (Garut, Jawa Barat), Rumiah binti Nasuha Rasjan (Indramayu, Jawa Barat), Sunemi binti Suryadi Kadut (Indramayu, Jawa Barat), Kusrini binti Suherman Casma (Cirebon, Jawa Barat), Dede Mutmainah binti Amin Sidik (Tangerang, Banten), Biyah binti Rijam Musa (Serang, Banten), Hadne binti Samalia Sulaiman (Bima, NTB), Lina Lesdiana binti Habil Abbas (Sumbawa, NTB), dan Sumaryah binti Lalu Darme Terang (Lombok Tengah, NTB)," ujarnya lagi.

Acting Konsul Jenderal RI Dubai, Heru Sudradjat, turut melepas kepulangan para TKW tersebut. Dalam arahannya Acting Konjen Heru kembali menyampaikan bahwa salah satu tugas utama KJRI Dubai adalah melaksanakan Sistem Pelayanan Warga (Citizen Service).

"Menghimbau agar para TKW yang akan kembali ke tanah air ini dapat menjadikan pengalaman pahit permasalahan mereka bekerja di luar negeri kali ini sebagai pertimbangan untuk berpikir ulang jika mereka ingin kembali bekerja ke luar negeri di masa yang akan datang," Imbuh Heru.

(spt/ahy)