"Saya penggemar dia. Saya tidak bersikap netral tentang itu. Dia saudaraku, dia teman saya. Jadi Anda bisa membayangkan apa yang akan menjadi jawaban saya," kata Mehdawi usai bertemu dengan Jokowi di Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (3/1/2013).
Menurut Mehdawi, Jokowi merupakan pribadi yang rendah hati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, kata dia, Jokowi menguasai masalah di lapangan.
"Kita semua dapat memimpin, negara ini dapat menghasilkan 250 juta pemimpin, bukan hanya satu, dan itulah yang Anda banggakan. Dia seperti Anda, dan Anda menyukainya karena dia seperti semua orang, bukan karena dia berbeda. Perbedaan bahwa dia tidak memiliki perbedaan dengan siapa pun. Inilah rahasia pemimpin," papar Mehdawi.
(aan/nrl)











































