"Indeks persepsi korupsi kita pada tahun 2012 belum menggembirakan. Skornya 3,2, kalau saya sih inginnya 4 (maksimal)," kata Kepala Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4), Kuntoro Mangkusubroto, dalam konfrensi pers di kantornya, Jalan Veteran, Jakarta, Kamis (3/1/2012).
Kuntoro memaparkan ada beberapa faktor yang mempengaruhi capaian IPK 2012. Di antaranya adalah masih maraknya KKN proses perizinan usaha, meningkatnya pengungkapan kasus korupsi yang melibatkan oknum DPR, kepala daerah, penegak hukum dan pajak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Kuntoro mengatakan potensi untuk perbaikan di masa mendatang cukup besar. Dia menuturkan hasil survei perilaku antikorupsi masyarakat (IPAK) menunjukkan skor yang cukup baik, yaitu 3,55 dari skala 5.
"Masyarakat cenderung antikorupsi," tuturnya.
Melihat tingginya nilai IPAK ini, Kuntoro mengajak masyarakat untuk lebih pro aktif mendukung upaya pemberantasan korupsi. Masyarakat bisa melaporkan indikasi korupsi melalui SMS ke 1708 atau melaporkan ke situs www.lapor.ukp.go.id
(tor/mok)











































